LANGIT7.ID-Jakarta; Arab Saudi kini resmi punya hotel W pertamanya, setelah brand hospitality global W Hotels membuka properti baru di Riyadh, tepatnya di kawasan King Abdullah Financial District (KAFD).
Dalam pernyataan resminya, KAFD menyebut kehadiran hotel ini jadi langkah penting untuk memperkuat sektor hospitality di kawasan tersebut. Ini juga jadi sinyal bahwa KAFD makin dilirik brand internasional, sekaligus mempertegas posisinya sebagai destinasi baru untuk bisnis dan gaya hidup.
Pembukaan hotel ini menambah daftar properti yang terus bertumbuh di kawasan tersebut. Sebelumnya, Kimpton KAFD Riyadh sudah lebih dulu dibuka pada September lalu. Selain itu, KAFD juga telah menandatangani kerja sama manajemen hotel dengan Hilton untuk mengoperasikan properti dengan kapasitas 450 kamar di dalam kawasan pengembangan ini.
W Riyadh sendiri hadir dengan total 210 kamar, termasuk 17 suite dan dua penthouse, ditambah penawaran penthouse khas dari brand tersebut. Fasilitasnya juga cukup lengkap: ada tujuh restoran dan lounge, serta area kolam renang terbuka di tepi luar ruangan yang jadi salah satu daya tariknya.
KAFD menegaskan bahwa kehadiran hotel ini sejalan dengan strategi Vision 2030 Arab Saudi. Tujuannya jelas: memperluas portofolio brand hospitality kelas dunia di negara tersebut, sekaligus menjawab meningkatnya permintaan akan pengalaman menginap yang berkualitas tinggi dan berdesain modern.
Sultan Alobaida, Chief Commercial Officer di KAFD DMC, mengatakan bahwa pembukaan ini mencerminkan kemampuan kawasan tersebut dalam menarik brand internasional yang bisa memperkaya ekosistem bisnis sekaligus gaya hidup.
“Dengan Arab Saudi menargetkan 150 juta pengunjung per tahun pada 2030, dan sektor pariwisata diproyeksikan menyumbang lebih dari 10 persen terhadap PDB, permintaan akan hotel berkualitas tinggi di lokasi strategis terus meningkat,” ujarnya. “Hospitality adalah bagian inti dari konsep terintegrasi KAFD, dan kehadiran W Hotels semakin memperkuat posisi kawasan ini sebagai destinasi yang menggabungkan kerja, tempat tinggal, dan gaya hidup dalam lingkungan yang bisa dijangkau dengan berjalan kaki.”
Sementara itu, Erden Kendigelen, Regional Vice President untuk segmen luxury di Timur Tengah dari Marriott International, menyebut pembukaan ini sebagai bagian dari komitmen brand untuk terus berekspansi di destinasi-destinasi kunci yang membentuk masa depan pariwisata di Arab Saudi.
“Kami sangat antusias menyambut wisatawan global dan penduduk lokal untuk merasakan energi baru di Riyadh, di mana desain yang berani, pengalaman sosial yang hidup, dan karakter tempat yang kuat menciptakan standar baru dalam hospitality gaya hidup kelas mewah,” katanya.
(lam)