LANGIT7.ID-, Jakarta- - PSSI dikabarkan sedang membidik beberapa pemain asing baru untuk memperkuat Timnas Indonesia. Informasi ini terungkap dari pernyataan Arya Sinulingga, anggota Exco PSSI, dalam episode terbaru Podcast BebAS di channel YouTube pribadinya.
Meski enggan menyebutkan nama-nama spesifik, Arya mengonfirmasi bahwa proses naturalisasi pemain baru untuk timnas senior Indonesia masih terus berjalan. "Untuk senior banget, kayaknya belum ada. Tapi proses tetap dilakukan untuk senior-senior. Ada beberapa nama yang sedang diproses," ujar Arya, Jumat (4/10/2024).
Baca juga:
Kontras Naturalisasi di ASEAN: Indonesia Sukses, Malaysia GagalKerahasiaan ini rupanya menjadi strategi PSSI untuk menghindari ekspektasi berlebihan dari suporter. Arya menegaskan, "Kita gak mau janji. Ingat ya, Pak Erick (Thohir) itu gak pernah mau janji dan gak pernah ngomong siapa yang lagi didekatin beliau."
Meski begitu, Arya memberikan sedikit bocoran bahwa ada beberapa pemain yang sedang dalam proses naturalisasi, baik untuk timnas senior maupun timnas U-23 asuhan Indra Sjafri. "Kebutuhan Pak Indra Sjafri, ada juga beberapa (pemain yang sedang diproses naturalisasi)," ungkapnya.
Arya berharap proses naturalisasi ini bisa segera rampung untuk memperkuat skuad timnas Indonesia menghadapi pertandingan-pertandingan mendatang. "Mudah-mudahan ada cepat proses yang kita lakukan juga, supaya bisa berkelanjutan dan supaya kita bisa cepat dalam pertandingan-pertandingan berikutnya. Kita punya lagi pemain-pemain yang lainnya," tambahnya.
Namun, Arya juga memperingatkan suporter untuk tidak terlalu percaya dengan rumor-rumor yang beredar di media sosial terkait calon pemain naturalisasi. "Soal banyak ini mau (dinaturalisasi), itu mau, ah itu masih isu-isu lah. Sekedar menghibur teman-teman boleh, tapi jangan jadi terlalu tinggi hiburannya, takut nanti kecewa," tuturnya.
Arya menekankan bahwa informasi resmi hanya akan disampaikan oleh PSSI. "Bagus dapat informasi dari kami aja, dari PSSI. Jangan yang lain-lain, nanti kalau yang lain-lain terlalu banyak nanti mimpi-mimpi. Kita gak mau kasih mimpi-mimpi. Pokoknya yang pasti-pasti aja baru kita beritahu," tegasnya.
(lam)