LANGIT7.ID, Jakarta - Pemerintah membolehkan pelaku industri film membuka kembali gedung bioskop. Pembukaan bioskop diharapkan akan membuka peluang memulihkan industri film yang sempat terpuruk.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahuddin Uno berharap pembukaan kembali bioskop dapat membangkitkan industri perfilman nasional.
"Kita akan uji cobakan bioskop untuk dibuka mulai pekan ini dengan kapasitas 50%. Semoga ini bisa menjadi angin segar bagi industri perfilman dan promosi ini bisa diharapkan kembali bangkitkan semangat di industri film," kata Menteri Sandiaga dalam acara virtual, Senin (13/9).
Menparekraf mengatakan pemerintah juga memberikan sejumlah insentif untuk industri kreatif termasuk film. Bantuan itu diharapkan dapat memberikan peluang lapangan pekerjaan dari produksi pembuatan film.
"Kami menyediakan paket penyelamatan industri kreatif termasuk film, untuk membantu produksi konten-konten yang memiliki kualitas baik, sehingga nantinya bisa membuka peluang untuk pekerjaan para pelaku sektor film, yang di mana satu (produksi) film itu bisa membuka 200-300 lapangan pekerjaan," kata Menparekraf.
Baca juga:
Bioskop di Semarang Segera Buka, Ini Daftar FilmnyaSandiaga mengaku sudah mendapatkan persetujuan dari Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), dengan beberapa program untuk membiayai produksi dan rights dari film-film.
"Terutama dari film yang terkurasi dan akan berdampak positif pada ekosistem, dan pembukaan lapangan kerja bagi para insan film," ujarnya menambahkan.
Sementara itu, Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Syafruddin sebelumnya menyebutkan sudah ada beberapa persiapan yang dilakukan oleh pihaknya untuk menyambut sinyal pembukaan bioskop yang menguat akan dibuka pada 14 September 2021.
Beberapa persiapan di antaranya seperti persiapan penerapan protokol kesehatan di dalam ruangan bioskop, film- film yang ditayangkan, hingga pemenuhan regulasi untuk pengawasan seperti penyediaan medium barcode untuk aplikasi PeduliLindungi.
(sof)