LANGIT7.ID - Ada sebuah peribahasa yang menyatakan belajar di waktu kecil bagai mengukir di atas batu, belajar di waktu besar bagai mengukir di atas air. Namun sepertinya peribahasa itu tidak berlaku untuk belajar Al-Qur'an, termasuk menghafalkan.
Allah Ta'ala telah menjamin kemudahan dalam mempelajari Al-Qur'an. Hal itu disampaikan dalam firmanNya:
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Alquran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?” (QS. Al-Qamar: 17).
Ustadz Adi Hidayat memberikan beberapa metode bagi orang dewasa agar bisa menghafal Al-Qur’an dengan mudah dalam waktu relatif pendek.
Langkah pertama adalah meluruskan niat semata-mata karena Allah Ta’ala. Allah akan memberikan kemudahan di setiap kesulitan yang dihadapi saat menghafal Al-Qur’an.
Selain itu, orang yang ingin menghafal Al-Qur’an harus menghadirkan dan menanamkan hal yang memotivasi. Misalnya, hafalan bisa bermanfaat bagi umat dan membanggakan orang tua.
Pada masa menghafal, para penghafal Al-Qur’an harus sekuat tenaga berupaya meningkatkan ketakwaan dengan memperbanyak amal ibadah, seperti sedekah dan menjalankan sunnah.
Setelah itu, orang yang ingin menghafal Al-Qur’an harus memanjatkan doa, baik sebelum dan sesudah menghafal. Ini agar Allah memberikan kemudahan dalam menghafal dan menjaga ingatan dari setiap ayat yang dihafalkan.
Selanjutnya, mencari guru. Ini penting agar penghafal Al-Qur’an bisa melafalkan bacaan dengan benar. Langkah terakhir yaitu meluangkan waktu dan memahami metode hafalan. Seorang penghafal harus menentukan target waktu untuk bisa menghafalkan Al-Qur’an. Target bisa diukur dari kemampuan menghafal, cepat atau lambat.
(jqf)