LANGIT7.ID-Ponpes Nurul Huda yang berada di Desa Langgongsari, Kecamatan Cilongok, memiliki usaha kuliner yang sudah dikenal masyarakat luas.
Nama usaha kuliner tersebut Warung Nyamplungan dan Sate Wringin. Warung Nyamplungan yang masih berada di sekitar area pondok malah banyak disebut sebagai hidden gem kulinernya Banyumas, karena tempatnya yang tersembunyi tapi menawarkan cita rasa tradisional yang khas.
Menu andalan Warung Nyamplungan adalah ayam kampung, ikan gurame dan nila, sega liwet, buntil godong lumbu, es kelapa kopyor, es badeg, dan durian.
Warung ini sudah terkenal di masyarakat Banyumas dan sekitarnya. Bahkan mendapatkan apresiasi dari para vlog blogger terkenal.
Kekhasan Warung Nyamplungan, selain cita rasa khas masakan kampungnya, juga bangunannya yang memakai unsur Jawa, Joglo.
Jadi ketika masuk di dalamnya, kamu akan dibawa suasana Jawa yang kental, ditambah cita rasa masakan tradisional yang kuat.
Selain Warung Nyamlplungan, usaha kuliner lain dari Ponpes Nurul Huda adalah Sate Wringin.
Sate Wringin menyediakan menu sate balibul, kambing muda, gule, tongseng, tengkleng, opor, es badeg, es kopyor dan menu sejenis lain.
Yang menarik dari Sate Wringin adalah saat kita menikmati makanannya, adalah alunan murajaah Alquran yang mengalun sayup-sayup. Tentu menambah keberkahan saat menyantapnya.
Rumah Makan Nyamplungan dan Sate Wringin adalah bisnis usaha pesantren yang dijalankan Ponpes Nurul Huda. Selain itu, masih banyak bisnis yang dijalankan di bawah bendera Enha Corp.
Di antaranya Toya Enha, Kopi Enha, Madu Enha, koperasi, sampai Enha Clothing, dan lainnya.
Semua unit usaha diwujudkan untuk kemandirian pesantren sekaligus menanamkan jiwa kewirausahaan atau entrepreneurship kepada para santri.(*)
(hbd)