LANGIT7.ID, Abu Dhabi - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Abu Dhabi menyelenggarakan kegiatan Batik Floating Fashion Show di Yas Mall, Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA). Kegiatan ini bekerjasama dengan Batik Chic dan didukung oleh Bank Syariah Indonesia, Emirates Airlines dan Yas Mall.
Duta Besar Husin Bagis, mengaku bangga bisa membawa batik kembali ke Abu Dhabi. Terlebih, pada tahun 2009, Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan (UNESCO) telah mengesahkan batik sebagai Oral and Intangible Cultural Heritage of Humanity di Abu Dhabi.
"Kita bangga membawa Batik kembali ke sini. Saya berharap melalui peragaan Batik ini, masyarakat PEA dapat mengenali Batik dan menyukainya," kata Dubes Husin dalam keterangan resminya, Jumat (17/9).
Baca juga:
Usung Program Go Green, KBRI Seoul Resmi Gunakan Mobil ListrikBerbeda dari fashion show pada umumnya, peragaan busana Batik kali ini berkonsep Floating Fashion Show dan tidak dilakukan di atas panggung atau runway. Semua dilaksanakan di tengah mall terbesar di Abu Dhabi, Yas Mall.
![Batik Floating Fashion Show: Peragaan Batik yang Out of the Box di Abu Dhabi]()
Para model berlenggak-lenggok dalam barisan panjang dan memutari beberapa titik padat pengunjung, sebelum akhirnya berkumpul di satu area dimana lebih dari 20 penari melakukan flash mob sebagai penutup.
"Kami mengadakan konsep acara seperti ini karena kita masih dalam suasana pandemi. Dengan berbagai pertimbangan dan protokol kesehatan, akhirnya panitia sepakat peragaan busana dilakukan dengan cara ini. Jadi di luar pakem, tapi sangat menarik dan out of the box," ujar Boby Hernawan selaku Atase Keuangan/Ketua Panitia kegiatan.
Baca juga:
7 Potret Zaskia Adya Mecca, Modis Style Anak MudaSementara itu, pemilik sekaligus Direktur Kreatif Batik Chic, Novita Yunus, mengungkapkan bahwa ia telah merancang secara khusus Batik yang dibawakan dalam peragaan busana kali ini. Batik yang diperagakan oleh 30 model dari berbagai kewarganegaraan ini terbagi menjadi 4 kategori, yakni Batik konvensional, Batik dengan pakaian tradisional, Batik kasual dan modest wear
"Setelah mempelajari potensi dan budaya setempat, saya akhirnya membuat desain/koleksi Batik khusus di acara ini. Semoga dapat diterima dan disukai oleh masyarakat PEA," kata Novita.
Lebih lanjut, Boby menambahkan jika KBRI Abu Dhabi masih akan melakukan kampanye pengenalan Batik di PEA. Salah satu upaya yang dilakukan ialah memberikan Batik eksklusif bagi mitra-mitra penting di PEA.
"Tidak mudah untuk mengenalkan Batik kepada masyarakat yang lebih luas, namun kami percaya bahwa Batik mempunyai kesamaan nilai seni dan budaya yang dapat diterima oleh masyarakat internasional. Jadi kami harap cara-cara yang kami lakukan dapat mengenalkan Batik dengan baik sehingga Batik dapat diterima dan memukau masyarakat di PEA," tambah Boby.
(sof)