LANGIT7.ID-Jakarta; Bagi kamu para pemilik sepeda motor matic atau skutik, ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada motornya.
Selain melakukan perawatan berkala, kamu juga harus tahu bagaimana ciri-ciri komponen CVT yang bermasalah.
Sebab, CVT motor matic menjadi sistem yang menentukan apakan motor matic dapat berjalan dengan baik.
Salah satu komponen CVT pada motor matic yang perlu dirawat dan diperhatikan adalah van belt (v-belt). Kamu harus mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan penggantian v-belt motor matic ini.
Umumnya, saat v-belt harus diganti dengan yang baru ada beberapa ciri-ciri yang akan muncul. Ciri-ciri ini bisa dirasakan saat motor matic dikendarai ataupun dari fisik v-beltnya sendiri.
Untuk lebih jelasnya tentang ciri-ciri v-belt motor matic yang hampir putus ini, kamu bisa simak selengkapnya artikel berikut ini.
1. Akselerasi menjadi loyo atau tidak responsifSalah satu ciri-ciri yang bisa dirasakan saat v-belt pada motor matic harus diganti adalah akselerasi terasa kurang responsif. Hal ini terjadi karena v-belt motor matic sudah aus, sehingga tidak lagi mampu menerima tekanan dari pulley dengan maksimal.
2. Motor ngemposCiri-ciri selanjutnya pada motor matic yang v-beltnya harus diganti adalah motor terasa ngempos saat berada di putaran mesin tinggi.
3. Getaran yang tidak wajarSelain dua hal diatas, ciri-ciri v-belt motor matic yang harus diganti adalah muncul getaran yang tidak wajar. Namun, ciri-ciri ini tidak bisa dijadikan sebagai patokan utama, karena getaran bisa hilang beberapa saat setelah motor berjalan.
4. V-belt retak-retakSelain bisa dirasakan, ciri-ciri v-belt motor matic yang harus diganti juga bisa dilihat dari bentuk fisiknya. Bentuk fisik pertama yang menunjukan v-belt motor matic harus diganti adalah muncul retakan pada gerigi v-belt.
5. Muncul benang pada permukaan v-beltCiri fisik lain saat v-belt harus diganti adalah muncul benang pada permukaan v-belt. Hal ini terjadi karena v-belt telah terkikis oleh pulley sehingga dimensi v-belt menjadi lebih kecil. Kikisan v-belt ini akan menyebabkan terlihatnya benang.
Nah, itulah tadi beberapa ciri-ciri yang bisa kamu jadikan acuan kapan harus melakukan penggantian v-belt. Untuk ciri-ciri yang bisa dirasakan ini mungkin cukup mudah.
Namun ciri-ciri yang berasal dari fisik v-belt ini, bisa diketahui jika CVT motor matic telah dibongkar.
Umumnya, untuk mengetahui kapan v-belt motor matic harus diganti berdasarkan ciri fisik ini bisa dilakukan saat motor matic melakukan servis CVT.(*)
(hbd)