LANGIT7.ID, Lombok Timur - Desa Tetebatu di Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), mewakili Indonesia dalam ajang lomba Desa Wisata Terbaik (Best Tourism Village). Lomba tersebut diselenggarakan Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UBWTO).
Keberhasilan desa yang berada di kaki Gunung Rinjani ini masuk nominasi lomba tersebut tidak lepas dari inisiatif Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Timur dan para pemuda pengelola desa wisata.
Terdapat enam keunggulan yang menjadi daya tarik wisata di Desa Tetebatu. Di antaranya warisan budaya, wisata alam air terjun yang terdapat lebih dari tiga titik, bumi perkemahan, wisata ramah lingkungan, dan rute lintasan sepeda gunung. Bahkan, menurut Sekretaris BPDeWi (Badan Pengelola Desa Wisata) Tetebatu, Sugianto, mengatakan, di desa itu terdapat monyet hitam yang berada di kawasan hutan.
![Mengenal Desa Tetebatu Lombok Timur, Nominator Desa Wisata Terbaik Se-Dunia]()
“Kalau di hutan ada
black monkey, monyet hitam. Monyetnya memang hitam dan ekor panjang, dan dia tidak turun ke tanah. Tidak seperti monyet biasa yang turun ke tanah cari makan,” kata pria yang akrap disapa Ogi kepada LANGIT7.ID, Ahad (19/9/2021).
Selain itu, Ogi menyebut ada satu warisan budaya yang sangat menarik perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara, yakni Al-Qur’an pertama yang ditulis tangan. Al-Qur’an tersebut sudah berusia sangat tua dan masih tersimpan di Balai Adat. Bahkan sudah ada sejak zaman Belanda.
“Al-Qur'an itu dulu ada tinta emas dan masih dilestarikan, dijaga. Kertasnya dari serat kayu,” tutur Ogi.
Pemandangan sawah juga menjadi salah satu minat para wisatawan. “Di Eropa tidak ada sawah,” kata dia.
Desa ini memang memiliki pesona keindahan panorama pegunungan dan persawahan, kontur tanah di Tetebatu seperti anak tangga yang membentuk persawahan subur dan hijau.
Suasana pagi dan sore juga sangat menakjubkan. Wisatawan bisa mengabadikan momen matahari terbit dan terbenam dengan lensa kamera.
Selain keindahan
sunrise dan
sunset, di desa wisata Tetebatu juga terdapat beberapa air terjun seperti Air Terjun Ulem-ulem, Air Terjun Burung Walet, Air Terjun Kokok Duren, Air terjun Seme Deye, dan Air Terjun jeruk Manis.
“Banyak turis biasanya cuma rencana dua-tiga hari, tapi betah sampai dua-tiga minggu,” kata Ogi.
Pengumuman pemenang ‘Best Tourism Village’ akan diumumkan pada Oktober 2021, dalam Sidang Majelis Umum UNWTO sesi ke-24 di Marrakesh, Maroko.
(jqf)