Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 02 Oktober 2026
home masjid detail berita

Adab Berdoa, Kalimat Terlarang saat Memohon ke Allah

fajar adhitya Senin, 20 September 2021 - 17:20 WIB
Adab Berdoa, Kalimat Terlarang saat Memohon ke Allah
Adab berdoa. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Ada adab berdoa yang harus diperhatikan seorang muslim saat memohon ke Allah. Karena itu jangan sampai memakai kalimat terlarang ini untuk bermunajat.

Pada hakikatnya, semua ibadah yang dilakukan seorang Muslim merupakan doa. Rasulullah dalam haditsnya yang diriwayatkan Abu Dawud mengatakan, doa merupakan sesuatu yang sangat mendasar dalam ibadah.

Karena itu setiap muslim harus memerhatikan adab berdoa. Paling utama adalah merendahkan diri di hadapan-Nya dan meyakini bahwa Allah akan mengabulkan doanya.

Doa diungkapkan dengan bahasa yang santun dan penuh pengharapan. Memperbanyak istighfar atau memohon ampunan serta meluruskan niat.

Meskipun begitu, ada beberapa kalimat terlarang dalam berdoa meskipun diutarakan dengan kalimat yang santun dan indah. Alih-alih merendahkan diri, kalimat ini justru bermakna seolah-olah Allah enggan mengabulkannya.

Kalimat terlarang ini tanpa disadari sering menyelinap dalam kalimat-kalimat doa seorang muslim. Dengan mnelantunkan kalimat terlarang ini, seorang pendoa meragukan bahwa Allah mampu mengabulkan segala keinginannya.

Misalnya, seorang muslim ketika berdoa mengatakan, “Ya, Allah, bila Engkau berkenan, kabulkanlah segala keinginanku” atau “Ya Allah kalau boleh izinkan hamba segera bertamu ke Rumah Mu di Baitullah, Mekkah” dan kalimat-kalimat “kalau” semisalnya.

Rasulullah mengatakan bahwa kalimat tersebut justru tidak disukai Allah. Rasulullah melarang ummatnya ragu-ragu dalam berdoa.

“Apabila salah seorang dari kalian berdoa, hendaklah ia sungguh-sungguh dalam memohon dan janganlah ia mengucapkan, ‘Ya Allah jika Engkau berkenan maka berilah aku.’ Karena sesungguhnya tidak ada yang dapat memaksa-Nya.” (HR. Bukhari).

Ibnu Abdil Barr mengenai kalimat “Jika Engkau berkenan” dalam berdoa menegaskan agar kalimat tersebut tidak digunakan saat berdoa. Allah Yang Maha Kuasa pasti akan mengabulkan keinginan hambanya apabila ia berdoa.

“Janganlah kalian mengucapkan ‘Ya Allah ampunilah aku jika Engkau berkenan. Ya Allah rahmatilah aku jika Engkau berkenan’. Tapi hendaknya ia sungguh-sungguh dalam memohon karena sesungguhnya tidak ada yang dapat memaksa-Nya.” (HR. Bukhari)

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 02 Oktober 2026
Imsak
04:12
Shubuh
04:22
Dhuhur
11:46
Ashar
14:50
Maghrib
17:50
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan