LANGIT7.ID-, Jakarta - - Direktur Utama PT
Transportasi Jakarta (Transjakarta), Welfizon Yuza menyampaikan tentang strategi yang akan diusung Transjakarta dalam melayani pelanggan yaitu "Triple S" yang terdiri dari
service, strategic partnership, dan
sustainability.
Hal tersebut disampaikan Welfizon Yuza dalam sambutannya di acara penandatanganan dan peluncuran kerja sama dengan ParagonCorp dalam rangka revitalisasi Halte Swardarma, di Paragon Community Hub, Jakarta, Kamis (16/1/2025).
Ia menambahkan bentuk konkrit dari salah satu strategi tersebut yaitu strategic partnership adalah penandatangan MoU bersama
ParagonCorp, melalui proyek Naming Right dan revitalisasi Halte Swadarma. Kolaborasi ini tidak lain untuk menciptakan transportasi publik yang lebih inklusif dan nyaman untuk semua orang pengguna Transjakarta.
Baca juga: Transjakarta dan ParagonCorp Tandatangani MoU Revitalisasi Halte SwardarmaLebih lanjut Welfizon menyampaikan ketiga strategi yang disebut "Triple S" tersebut yakni,
Pertama dari sisi
service, dengan melakukan revitalisasi Halte Swadarma ParagonCorp. "Nantinya akan membuat halte yang bisa diakses dan bisa melayani pelanggan prioritas seperti disabilitas, lansia, dan ibu hamil. Kami akan menambah faslitas sehingga akses menjadi lebih ramah," ungkapnya.
Kedua,
strategic partnership dimana pihaknya akan berkolaborasi dengan pihak lain yang memiliki tujuan yang sama. "Transjakarta dan ParagonCorp berkolaborasi meskipun memiliki bisnis berbeda, sumber daya berbeda tapi
partnership ini memberi dampak yang besar," ucap dia.
![Dirut Transjakarta Sebut]()
Welfizon mengungkapkan, saat ini Transjakarta telah digunakan lebih dari 1,3 juta perjalanan setiap harinya.
Strategi ketiga yaitu
sustainability. "Bagi kami Transjakarta sebagai transportasi publik hadir sebagai solusi baik dari kemacetan dan dari sisi polusi. Kami riset dua tahun terakhir, setiap perjalanan yang berpindah dari kendaraan priadi menggunakan bus, maka emisi yang dikeluarkan setiap perjalanan per orangnya menurun 94 persen."
Dia berharap semoga ke depannya akan semakin banyak masyarakat yang menggunakan transportasi umum sebab hal ini akan berdampak sangat besar.
"Dengan halte yang makin ramah terhadap disabilitas, akses bagus, kami berharap makin banyak masyarakat menggunakan
public transportasi dan bisa mengurangi polusi, serta bisa menghasilkan udara yang lebih bersih," tutupnya.
(lsi)