LANGIT7.ID-Melbourne; Juara bertahan Jannik Sinner berhasil melewati pertarungan fisik yang berat melawan Holger Rune untuk mencapai perempat final Australia Terbuka.
Dalam pertandingan yang terganggu oleh jeda medis dan jaring yang rusak, baik Sinner maupun Rune tampak kesulitan menghadapi suhu 32 derajat Celcius di Rod Laver Arena.
Sinner, menjelang akhir set kedua dan memasuki set ketiga, tampak gemetar selama pergantian pemain saat ia melilitkan handuk es di lehernya.
Namun, petenis nomor satu dunia itu menang 6-3 3-6 6-3 6-2 melawan petenis Denmark itu.
"Dalam benak saya, bahkan sebelum pertandingan, saya tahu bahwa saya akan kesulitan hari ini," kata Sinner, 23 tahun.
"Pagi ini adalah pagi yang sangat aneh karena saya bahkan tidak melakukan pemanasan hari ini, berusaha untuk masuk ke lapangan sebugar mungkin."
Ia akan menghadapi unggulan kedelapan dari Australia Alex de Minaur atau petenis Amerika Alex Michelsen di babak delapan besar.
Setelah dua service game yang melelahkan di set ketiga, masalah fisik Sinner muncul ke permukaan dan ia memanggil pelatih setelah menyelamatkan break point untuk unggul 3-2.
![Jannik Sinner Kandaskan Harapan Hulger Rune, Sempat Dapat Perawatan Medis Akibat Suhu Terlalu Panas]()
Ia menerima perawatan di luar lapangan dan kembali setelah lebih dari 11 menit, tetapi Rune-lah yang goyah dan membiarkan Sinner melakukan break untuk memimpin 5-3.
Unggulan ke-13 itu juga membutuhkan waktu jeda medis untuk cedera lutut yang tampak sebelum Sinner berlari untuk melakukan love hold untuk menutup set tersebut.
Ada jeda permainan selama 21 menit lagi di awal set keempat saat pasangan itu kembali ke ruang ganti ketika pin penahan net di tengah terlepas.
Interval tersebut tampaknya menguntungkan Sinner, yang melaju kencang untuk memimpin 5-2 dan melakukan servis untuk meraih kemenangan setelah tiga jam dan 13 menit.
"Itu sangat sulit. Saya tahu dalam benak saya ia akan menjalani beberapa pertandingan yang sangat panjang jadi saya mencoba untuk tetap bertahan secara mental," tambah Sinner.
"Dukungan hari ini sangat berarti bagi saya, saya sangat membutuhkan kalian hari ini. 90% dukungan kalian dan 10% saya berusaha membuat kalian bahagia."
Sinner sedang dalam 17 kemenangan beruntun, dengan kekalahan terakhirnya terjadi di final Beijing Open melawan Carlos Alcaraz pada bulan Oktober.(*/saf/bbc)
(lam)