LANGIT7.ID-Jakarta; Pelatih Tottenham Hotspur, Ange Postecoglou, sedang berada di bawah tekanan besar di London Utara setelah serangkaian hasil buruk di Premier League. Dengan beberapa nama pelatih lain yang disebut-sebut menggantikannya, satu nama familiar mungkin akan kembali ke klub, yaitu Ryan Mason.
Postecoglou hanya memenangkan satu dari 11 pertandingan terakhirnya di Premier League dan tidak ada kemenangan dalam tujuh laga terakhir. Satu-satunya kemenangan itu datang melawan Southampton, yang telah kalah dalam 19 dari 23 pertandingan musim ini. Situasi ini membuatnya berada di bawah tekanan, sementara nama-nama pelatih lain mulai bermunculan. Namun, Mason dianggap sebagai "kandidat kuat" untuk mengambil alih.
Baca juga:
Tottenham dan RB Leipzig Berebut Wonderkid Southampton yang Sudah Cetak 4 Gol Musim IniJones: Ryan Mason 'Kandidat Kuat' untuk Posisi Pelatih TottenhamMason mengenal klub dengan baik, dan ini bisa menjadi keuntungan baginya. Jones menulis bahwa meskipun Mason mungkin bukan pilihan yang paling menarik, rasa hormatnya di ruang ganti Tottenham sudah cukup menjadi alasan untuk kembali mengambil peran sebagai pelatih interim.
Selain itu, keakraban Mason dengan skuat bisa menjadi faktor penstabil. Jones menulis:
"Ini mungkin tidak terlihat menarik, tetapi jika Postecoglou meninggalkan Tottenham, asisten Ryan Mason dianggap sebagai kandidat kuat untuk mengambil alih sementara. Mason menikmati rasa hormat di ruang ganti Spurs dan sebelumnya pernah menjadi pelatih caretaker.
"Keakraban dengan skuat dan pemahaman taktiknya bisa membuatnya menjadi sosok yang menstabilkan selama masa transisi. Ini akan semakin mungkin jika mereka harus menunggu untuk mendapatkan pilihan utama."
Mason, yang bermain untuk Tottenham dari tim muda hingga 2016, juga pernah dua kali menjadi pelatih interim Spurs. Empat kemenangan dalam tujuh pertandingan pada 2021 setelah Jose Mourinho dipecat membuatnya menjadi sosok penstabil yang solid untuk klub. Dia juga melakukan hal yang sama ketika Antonio Conte meninggalkan tugasnya, dengan memenangkan dua dari enam pertandingan yang dia tangani.
Meskipun statistiknya tidak terlalu mengesankan, Mason telah berada di jajaran pelatih klub selama hampir tujuh tahun. Keakraban dengan sistem klub, wajah familiar di ruang ganti, dan kehadirannya yang menenangkan bisa menjadi solusi tepat untuk Tottenham.
(lam)