LANGIT7.ID-Jakarta; Kabar Terbaru Konflik Gaza - Perdana Menteri Qatar pada hari Minggu mendesak Israel dan Hamas untuk segera memulai perundingan tahap kedua gencatan senjata Gaza, sambil menyatakan belum ada jadwal pasti kapan pembicaraan akan dimulai.
"Kami menuntut Hamas dan Israel untuk segera terlibat sesuai kesepakatan," ujar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani dalam konferensi pers bersama Menteri Luar Negeri Turki di Doha, Qatar, dikutip Senin (3/2/2025).
Baca juga: Netanyahu ke Washington: Negosiasi Tahap Kedua Gencatan Senjata Gaza DimulaiPerkembangan Terbaru Gaza - Berdasarkan perjanjian gencatan senjata, negosiasi pelaksanaan tahap kedua kesepakatan seharusnya dimulai sebelum hari ke-16 dari tahap pertama gencatan senjata, yang jatuh pada hari Senin. Israel dan Hamas bulan lalu mencapai kesepakatan tiga tahap yang telah menghentikan pertempuran di Gaza. Hamas sejauh ini telah membebaskan 18 sandera sebagai ganti pembebasan ratusan tahanan Palestina dari penjara Israel. Masih ada lebih dari 70 sandera yang ditahan di Gaza.
Tahap kedua kesepakatan ini diharapkan mencakup pembebasan seluruh sandera yang masih ditahan Hamas di Gaza, penghentian permanen permusuhan, dan penarikan lengkap pasukan Israel dari wilayah tersebut.
"Belum ada kejelasan tentang di mana delegasi akan bertemu dan kapan pertemuan akan berlangsung," kata Sheikh Mohammed.
Para mediator telah berkomunikasi dengan Hamas dan Israel melalui telepon dan Qatar telah menyusun agenda untuk tahap berikutnya dari negosiasi, tambahnya.
"Kami berharap mulai melihat pergerakan dalam beberapa hari ke depan. Sangat penting kita mulai bergerak dari sekarang untuk mencapai kesepakatan sebelum hari ke-42."
Update Situasi Gaza - Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan akan memulai negosiasi tahap kedua kesepakatan pada hari Senin di Washington, ketika ia dijadwalkan bertemu Utusan Timur Tengah AS Steve Witkoff.
Selama pertemuannya dengan Witkoff, Netanyahu akan membahas posisi Israel terkait gencatan senjata, menurut kantor perdana menteri. Witkoff kemudian akan berbicara dengan pejabat dari Mesir dan Qatar, yang telah menjadi mediator antara Israel dan Hamas selama 15 bulan terakhir dengan dukungan Washington.
(lam)