Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home global news detail berita

Trump Ancam Gaza: Kalian Bakal Hancur Jika Sandera Tidak Dibebaskan

nabil Jum'at, 07 Maret 2025 - 05:30 WIB
Trump Ancam Gaza: Kalian Bakal Hancur Jika Sandera Tidak Dibebaskan
LANGIT7.ID-Jakarta; Presiden AS Donald Trump pada Rabu mengancam akan menghancurkan Gaza lebih parah jika semua sandera yang masih ditahan tidak segera dibebaskan. Dia juga memberi ultimatum keras kepada para pemimpin Hamas untuk segera melarikan diri.

Dengan tegas mendukung Israel saat gencatan senjata mulai goyah, Trump menegaskan dia "mengirim semua yang Israel butuhkan untuk menyelesaikan tugas" sambil pemerintahannya mempercepat pengiriman senjata bernilai miliaran dolar.

"Lepaskan semua Sandera sekarang, bukan nanti, dan segera kembalikan semua jenazah orang-orang yang kalian bunuh, atau HABIS sudah riwayat kalian," tulis Trump di platform Truth Social usai bertemu dengan para sandera yang sudah dibebaskan.

"Ini peringatan terakhir! Buat para pemimpin, sekarang waktunya kabur dari Gaza, selagi masih punya kesempatan."

Trump juga menegaskan bakal ada akibat berat bagi seluruh Gaza, di mana hampir semua penduduknya sudah terpaksa mengungsi akibat serangan militer Israel yang tak kenal ampun sebagai balasan serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

"Buat Rakyat Gaza: Masa depan indah menanti, tapi bukan jika kalian masih nahan Sandera. Kalau masih nekat, kalian MATI!"

Komentar Trump ini muncul setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga mengancam "akibat yang tak bisa kalian bayangkan" jika Hamas tidak menyerahkan sisa sandera yang diculik dalam serangan 7 Oktober.

Fase pertama gencatan senjata berakhir akhir pekan lalu setelah enam minggu ketenangan yang relatif damai dengan adanya pertukaran sandera Israel dengan tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.

Sementara Israel bilang ingin memperpanjang fase pertama sampai pertengahan April, Hamas ngotot mau lanjut ke fase kedua, yang harusnya menuju penghentian perang secara permanen.

Israel makin meningkatkan tekanan, bukan cuma lewat ancaman tapi juga dengan menghentikan arus barang dan kebutuhan masuk ke Gaza.

"Hamas memang sudah kena pukul keras, tapi belum kalah total. Misi belum selesai," kata kepala militer baru Israel Eyal Zamir pada Rabu.

Juga pada hari Rabu, Prancis, Inggris, dan Jerman bareng-bareng menyebut situasi kemanusiaan di Gaza "benar-benar bencana," dan desak Israel untuk pastikan bantuan bisa masuk "tanpa hambatan."

Afrika Selatan bilang pembatasan bantuan Israel ke Gaza sama aja dengan menggunakan kelaparan sebagai senjata perang.

Ngobrol dengan Hamas

Pernyataan keras Trump muncul setelah Amerika Serikat mengakui adanya pembicaraan langsung pertama kali dengan Hamas, di mana utusan AS untuk urusan sandera, Adam Boehler, membahas nasib sandera warga Amerika.

"Lihat, berdialog dan bicara dengan orang-orang di seluruh dunia untuk lakukan yang terbaik bagi kepentingan rakyat Amerika adalah sesuatu yang presiden yakini benar," kata Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt.

Amerika Serikat selama ini nolak kontak langsung dengan militan Palestina sejak melarang mereka sebagai organisasi teroris pada 1997. Tapi Leavitt bilang utusan sandera "punya wewenang bicara dengan siapa aja."

Baik Gedung Putih maupun kantor Netanyahu mengakui Israel dikonsultasikan dulu sebelumnya.

Lima warga Amerika diduga masih jadi sandera - empat sudah dipastikan tewas dan satu, Edan Alexander, diyakini masih hidup.

Serangan Hamas mengakibatkan kematian 1.218 orang, kebanyakan warga sipil, sementara serangan balik militer Israel di Gaza sudah menewaskan setidaknya 48.440 orang, juga mayoritas warga sipil, menurut data dari kedua pihak.

Dari 251 orang yang diculik saat serangan Hamas, 58 masih di Gaza, termasuk 34 yang sudah dikonfirmasi tewas oleh militer Israel.

Dalam wawancara Rabu malam, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mendesak Hamas untuk tanggapi serius ancaman pembalasan Trump.

"Dia nggak ngomong hal-hal begini tanpa serius, seperti yang udah diketahui orang-orang di seluruh dunia. Kalau dia bilang mau lakukan sesuatu, dia bakal benar-benar melakukannya," kata Rubio.

Ragu pada Rencana Arab

Trump sudah mengusulkan untuk ambil alih Jalur Gaza dan pindahkan penduduknya, ide yang menuai kecaman luas di seluruh dunia.

Para pemimpin Arab berusaha cari dukungan untuk rencana alternatif yang bakal danai rekonstruksi Gaza lewat dana perwalian.

Sebuah draf yang dilihat media menguraikan peta jalan lima tahun dengan biaya sekitar $53 miliar - kurang lebih jumlah yang PBB perkirakan untuk bangun ulang Gaza - tapi angka itu nggak masuk dalam pernyataan akhir KTT.

KTT juga menyerukan perwakilan terpadu di bawah Organisasi Pembebasan Palestina untuk singkirkan Hamas.

Hugh Lovatt dari Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri bilang rencana para pemimpin Arab "jauh lebih masuk akal daripada yang diusulkan pemerintahan Trump."

Tapi Ghassan Khatib, analis politik Palestina dan mantan menteri Otoritas Palestina, skeptis.

"Nggak masuk akal berharap Israel bakal buang rencana Trump dan ambil rencana Arab. Nggak ada peluang."

Bicara setelah pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang masa depan Gaza, diplomat Prancis Jay Dharmadhikari bilang rencana akhir nggak boleh biarkan Hamas terus berkuasa atau usir warga Palestina.

"Kami tegas bahwa setiap rencana harus nggak ada peran untuk Hamas, harus jamin keamanan Israel, nggak boleh pindahkan warga Palestina dari Gaza," katanya.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)