LANGIT7.ID - Para pemilik sepeda motor matic tentunya harus melakukan perawatan berkala yang berbeda dari motor jenis lainnya.
Karena motor matic memerlukan perawatan berkala khusus untuk bagian Continuously Variable Transmission (CVT).
Saat melakukan perawatan pada CVT motor matic pastikan untuk memeriksa seluruh komponennya termasuk per CVT yang memiliki peran penting untuk performa motor.
Bagi yang belum tahu, per CVT motor matic ini terletak pada bagian belakang CVT tepatnya pada pulley belakang yang berfungsi untuk mengatur reduksi atau perbandingan gigi. Karena itu, per CVT ini memiliki peran yang sangat penting pada performa motor.
Jika komponen ini mengalami kerusakan seperti sudah mulai lemah, otomatis performa motor akan berkurang, tarikan motor menjadi lemot atau tidak responsif.
Untuk mengembalikan performa motor yang berkurang tadi mau tidak mau pemilik wajib mengganti per CVT dengan yang baru.
Karena berhubungan dengan performa motor, maka tak jarang para pemilik motor matic ini sengaja mengganti per CVTnya dengan produk aftermarket meskipun belum mengalami kerusakan.
Mereka, beranggapan mengganti per CVT standar dengan per CVT yang memiliki ukuran lebih panjang bisa meningkatkan performa motor mereka.
Padahal, per CVT yang lebih panjang malah akan menambah beban kerja mesin. Karena, per CVT yang panjang otomatis memiliki ulir yang lebih banyak dan saat mendapatkan tekanan ulir tersebut akan merapat dengan tumpukan yang lebih banyak.
Jika ingin menambah performa motor dengan mengganti per CVTnya, pastikan gunakan produk aftermarket yang ukuran panjangnya sama dengan ukuran standar hanya saja memiliki tingkat kekerasan yang lebih tinggi. Tingkat kekerasan ini biasanya ditunjukan dengan warna berdasarkan RPMnya.
Jadi, pada intinya mengganti per CVT pada motor matic dengan ukuran yang lebih panjang untuk motor harian masih bagus-bagus saja.
Asalkan penambahan panjang per CVT pada motor matic masih terbilang wajar dan tidak terlalu ekstrim.(*)
(hbd)