LANGIT7.ID-, Surabaya- - Sebanyak 2014 santri Perguruan Islam Pondok Tremas, Pacitan, Jawa Timur mengikuti Wisuda lil Hifdzin Nadhom wal Kutub 7 kitab sekaligus. Acara di halaman Masjid Pondok Tremas tersebut menandai lahirnya generasi penerus ulama yang akan melanjutkan tradisi keilmuan Islam.
Ketua pelaksana, Ustadz Ilhamuddin berharap para santri dapat terus menekuni pelajaran dan mengamalkan ilmu yang bermanfaat karena keberhasilan wisuda ini merupakan bukti kesungguhan para santri dalam menimba ilmu agama.
Ia menyampaikan tujuh kitab yang dihafalkan oleh para santri antara lain Aqidatul Awwam, Tuhfatul Athfal, Mandzumat, Hadist Arba'in Fi Fadhl Al-'ilm, Al-Jurumiyah, Al-Imrithi, dan Alfiyah Ibnu Malik.
"Menghafal adalah dasar ilmu, pemahaman adalah mahkotanya, dan amal adalah buahnya. Ini adalah penghargaan dari guru-guru kalian atas perjuangan kalian menghafal,” ujar Ustadz Ilham.
Baca juga:
Pengakuan Mahasiswa Hindu Wisuda di Kampus Muhammadiyah: Haru dan Bangga Kepala Madrasah Tsanawiyah Pondok Tremas, Ustadz Moh Mungid berpesan agar para santri tidak berpuas diri dengan hafalan yang telah dicapai, tetapi terus meningkatkan pemahaman dan mengamalkan ilmu. Pondok Tremas mempersiapkan para santri untuk menjadi generasi penerus ulama.
"Dengan ilmu yang kalian pelajari, derajat kalian akan diangkat oleh Allah SWT. Kalian semua dipersiapkan untuk menjadi generasi-generasi yang siap menggantikan guru-guru kalian dan akan lebih baik dari itu," kata Ustadz Mungid.
Acara wisuda ini menjadi momen penting bagi Pondok Tremas dalam mencetak generasi ulama yang berkualitas dan berakhlak mulia. Pondok Tremas memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para santri, asatidz, dan wali santri.
"Semoga kalian semua mendapatkan ilmu yang barokah dan bermanfaat," harapnya.
(ori)