LANGIT7.ID-Jakarta; PT Honda Prospect Motor (HPM) mengumumkan strategi pemasaran agresif untuk Honda Brio Satya dengan menawarkan skema pembayaran yang lebih terjangkau. Program penjualan ini mencakup uang muka (DP) yang dimulai dari Rp11 juta, dilengkapi dengan cicilan ringan mulai dari Rp2 juta per bulan, menyasar segmen pembeli mobil pertama di kategori low cost green car (LCGC).
Strategi ini diperkenalkan setelah Honda Brio Satya berhasil mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar LCGC dengan penjualan 4.355 unit pada Januari 2025. Pencapaian tersebut memberikan Honda pangsa pasar sebesar 35% dari total penjualan LCGC nasional yang mencapai 12.244 unit pada bulan yang sama.
Sales & Marketing and After Sales Director HPM, Yusak Billy, menegaskan bahwa kemudahan pembiayaan ini didukung dengan jaminan ketersediaan unit di seluruh jaringan diler Honda. Program ini juga diperkuat dengan layanan purna jual yang andal untuk memastikan kepuasan konsumen jangka panjang.
Baca juga: Terjual 4.409 Unit, Brio jadi Mobil Terlaris Honda di 2025"Di tengah persaingan yang ketat, Honda Brio Satya tetap menjadi salah satu model yang diminati berkat efisiensi bahan bakar, desain menarik, dan kenyamanan yang ditawarkan," ungkap Billy, dikutip Selasa (18/2/2025).
Dia menambahkan bahwa segmen LCGC masih menjadi favorit konsumen Indonesia, terutama bagi pembeli mobil pertama yang mengutamakan harga terjangkau dan efisiensi.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa meski terjadi penurunan penjualan LCGC sebesar 27% dibandingkan Januari 2024 yang mencapai 16.836 unit, Honda Brio Satya tetap memimpin pasar. Secara bulanan, penjualan LCGC juga mengalami penurunan 15% dari Desember 2024.
Honda optimistis dengan strategi barunya ini. "Kami optimistis Honda Brio Satya akan terus menjadi pilihan utama di segmen LCGC berkat keunggulan produk dan strategi pemasaran yang kami terapkan," pungkas Billy. Perusahaan akan terus mempertahankan posisi Brio Satya sebagai pemimpin pasar di segmen LCGC lima penumpang melalui berbagai program yang berorientasi pada kemudahan konsumen.
Faktor utama yang terus mendorong permintaan Brio Satya adalah kombinasi harga yang terjangkau, efisiensi bahan bakar tinggi, serta tingkat kenyamanan yang sesuai untuk penggunaan sehari-hari. Dengan program pembiayaan yang lebih fleksibel ini, Honda berharap dapat mempertahankan dominasinya di segmen LCGC sekaligus membantu lebih banyak konsumen Indonesia mewujudkan impian memiliki mobil pertama mereka.
(lam)