LANGIT7.ID - Komstir atau steering pada sepeda motor memiliki fungsi untuk meyeimbangkan dan mestabilkan stang motor. Selain itu komstir juga memiliki fungsi untuk mengurangi getaran saat motor dikendarai.
Agar sepeda motor lebih nyaman dikendarai, komstir ini bisa diatur dan disesuaikan dengan sedemikian rupa dengan cara menyetel mur pengunci atas dan mur stabilizer pada laher yang posisinya ada di rumah komstir.
Nah, saat komstir sepeda motor mengalami masalah biasanya pengendara motor akan mengalami kesulitan untuk mengendalikan stang motornya.
Terlebih jika motor digunakan untuk bermanuver. Pasti pengendara motor akan merasakan jika stang motornya terasa belok sendiri.
Berikut ini ciri-ciri komstir motor yang bermasalah:
1. Timbul suara glutuk di bagian setir/stangKomstir yang mulai bermasalah atau rusak, biasanya akan mengeluarkan bunyi seperti glutuk-glutuk pada bagian bawah stang. Terutama ketika motor digunakan untuk pengereman, biasanya stang akan terdorong kedepan seperti akan terlepas.
2. Muncul getaran pada area setangKomstir yang bermasalah juga akan menimbulkan getaran pada area kemudi atau stang motor. Biasanya getaran akibat komstir bisa terasa sampai ke seluruh bagian tubuh kita.
Apalagi jika motor dikendarai dengan kecepatan tinggi, jika dibiarkan kondisi tersebut akan membahayakan pengendara.
3. Stang sulit dikendalikanRusaknya komstir juga akan menjadikan stang motor sulit dikendalikan, seperti saat ingin membelokan stang ke kiri namun stang malah memaksa belok kekanan. Itu juga menandakan komstir motor mengalami kerusakan.(*)
(hbd)