LANGIT7.ID, Jakarta - Seleksi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada seleksi tahap pertama di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sepi peminat.
Dari 506.247 formasi yang digelar pada tahap pertama hanya terisi 326.476 formasi.
"Banyak formasi yang kosong, terutama untuk PPPK di daerah-daerah terpencil," ujar Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, di Jakarta, Kamis (23/9))
Seleksi tahap awal untuk guru PPPK memang dikhususkan untuk wilayah terpencil seperti Nias Utara, Halmahera Utara, Barito Selatan, Timor Tengah Selatan dan wilayah lainnya.
Baca juga:
Guru Lansia Kesulitan Jalani Seleksi PPPK Guru HonorerNamun, meski sudah dibuka, masih ada daerah-daerah terpencil yang belum mendapat pelamar. Sehingga perlu upaya untuk memastikan adanya guru yang berminat untuk mengisi kekosongan tersebut.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbudristek, Iwan Syahril dalam kesempatan yang sama mengatakan, sepinya pendaftar guru PPPK karena banyak guru tidak linier dengan formasi yang tersedia dan tidak memenuhi kualifikasi.
“Formasinya tidak bisa diisi oleh guru yang lain karena fokus di tahap satu ini kan lebih kepada guru di sekolah itu,” ucap dia.
Jika sudah memasuki tahap kedua pelamar/guru honorer dari sekolah lain mulai secara umum bisa melamar di sekolah yang formasinya masih kosong.
(sof)