LANGIT7.ID - Minyak rem sepeda motor yang jarang diganti bisa menyebabkan rem cakram motor menjadi blong dan mengakibatkan kecelakaan.
Sama seperti komponen lainnya pada sepeda motor, minyak rem juga perlu diganti secara berkala agar sistem pengereman bisa bekerja tetap optimal.
Penggantian minyak rem memiliki interval yang cukup lama, tidak seperti penggantian oli mesin motor yang penggantian wajib rutin setiap motor menempuh jarak 4 hingga 6 ribu kilometer pemakain sepeda motor.
Untuk penggantian minyak rem motor sendiri bisa dilakukan setiap motor sudah menempuh jarak 20 ribu kilometer.
Jika minyak rem motor sudah terlalu lama tidak diganti makan bisa menimbulkan efek negatif pada sistem pengereman dan tentunya membahayakan bagi pengendara motor.
Minyak rem yang lama tidak diganti bukan tidak mungkin bisa mengandung air jika dibongkar pada bagian kaliper remnya. Karena, minyak rem terbuat dari glycol yang memiliki sifat higroskopis atau menyerap air.
Jika hal ini terjadi, maka rem motor bisa blong karena angin palsu akan muncul pada minyak rem dan menghambat tekanan dari master rem untuk mendorong minyak rem menuju piston kaliper.
Minyak rem yang sudah lama juga menjadikan minyak rem cepat mendidih dan bisa menyebabkan karatan karena kandungan airnya.
Karena itulah ganti minyak rem motor secara berkala agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.(*)
(hbd)