LANGIT7.ID-, Sidoarjo- - Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Universitas Maarif Hasyim Latif (Umaha) Sidoarjo mengadakan Megengan Akbar yang diikuti seluruh sivitas akademika kampus setempat.
Lembaga perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan Pendidikan dan Sosial Maarif (YPM) Sepanjang, Sidoarjo ini menggelar Megengan Akbar diawali dengan doa bersama dan Pawai Megengan Akbar pada Rabu (26/02/2025).
Pada acara Pawai Megengan Akbar ini, seluruh sivitas akademika Umaha berjalan sepanjang kurang lebih 5 kilometer. Mereka membawa arakan gunungan apem (kue apem). Hal ini menjadi ciri khas megengan yang melambangkan permohonan maaf antar sesama manusia.
Ketua YPM Sepanjang, Sidoarjo, H Ahmad Makki, mengajak kepada seluruh peserta pawai yang hadir untuk menjadi orang yang baik. Salah satu caranya yakni menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan dalam setiap aspek kehidupan.
“Mari selama bulan Ramadhan kita harus menjadi ‘malaikat’ dan meningkatkan semua amalan-amalan yang telah Rasulullah contohkan kepada kita," ungkapnya.
Baca juga:
Daftar 29 Lokasi Rukyatul Hilal Awal Ramadhan di Jawa Timur Dirinya pun berharap agar rangkaian tradisi megengan yang digelar selama dua hari ini menjadi pengingat untuk semua. Bahwa bulan Ramadhan sudah dekat dan bisa menjalankan amalan berpuasa selama sebulan penuh dengan baik.
“Megengan ini menjadi pengingat kepada kita semua bahwa bulan Ramadhan akan segera tiba,” tuturnya.
Megengan merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan dengan cara yang istimewa. Inti dari tradisi megengan adalah berkumpul bersama keluarga, menikmati hidangan bersama, serta membaca dzikir dan tahlil untuk mendoakan anggota keluarga yang telah meninggal dunia.
Selain itu, masyarakat juga melakukan ziarah kubur dan mengadakan sedekah massal di masjid atau mushala. Semua kegiatan ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur dan kegembiraan dalam menyambut bulan suci Ramadhan
(ori)