LANGIT7.ID-Taiwan; Mulai 1 Maret 2025, penumpang di EVA Airways yang berbasis di Taiwan tidak akan lagi diizinkan menggunakan atau membebankan biaya bank listrik dan menyisihkan baterai lithium selama penerbangan.
Maskapai ini mengumumkan langkah itu sebagai bagian dari protokol keselamatan penerbangan baru, kata operator itu dalam sebuah posting Facebook baru baru ini.
Ukuran keamanan ini mengikuti tindakan serupa oleh maskapai penerbangan Korea Selatan dan bertujuan untuk mengurangi risiko insiden terkait baterai.
Larangan baru pada perangkat pengisian: Penumpang harus menahan diri dari menggunakan atau mengisi daya bank daya dan menyisihkan baterai lithium di atas pesawat. Sebaliknya, mereka harus menggunakan outlet daya AC atau port USB (Tipe-A) yang disediakan di kursi mereka.
Hanya barang bawaan: Perangkat ini harus dibawa di bagasi tangan dan disimpan dengan benar untuk mencegah kompresi atau kerusakan. Mereka tidak diizinkan dalam bagasi terdaftar.
Preseden dari Korea Selatan: Awal bulan ini, operator Korea Selatan menerapkan larangan serupa pada 13 Februari, didorong oleh kekhawatiran atas potensi kebakaran baterai setelah insiden Januari yang melibatkan pesawat udara Air Busan.
Kebijakan maskapai penerbangan lain: Sementara Taiwan's China Airlines menyarankan penumpang untuk menghindari penggunaan bank listrik selama penerbangan, itu belum memberlakukan larangan. Sebaliknya, Starlux Airlines telah melarang penggunaan bank listrik di pesawat sejak diluncurkan pada tahun 2018.
Perubahan ini menggarisbawahi fokus industri pada peningkatan keselamatan penerbangan di tengah kekhawatiran yang berkelanjutan tentang risiko yang terkait dengan baterai lithium. (*/saf/Gulfnews)
(lam)