LANGIT7.ID, Jakarta - Realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp183,78 triliun atau 64,48% dari target Rp285 triliun.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan realisasi KUR disalurkan kepada 4,90 juta debitur sehingga total outstanding KUR sejak Agustus 2015 adalah sebesar Rp322 triliun dengan nonperforming loan sebesar 1,14%.
“Penyaluran KUR diharapkan dapat berkontribusi bagi pemulihan ekonomi nasional,” katanya Airlangga, Jumat (24/9).
Menurut Airlangga, realisasi KUR pada masa pandemi Covid-19 di 2020 tercatat sebesar Rp198,53 triliun atau lebih baik dibanding masa prapandemi pada 2019 yakni sebesar Rp140,1 triliun.
Baca juga:
Rupiah Terkoreksi Imbas Sinyal TaperingPemerintah terus berupaya mendukung UMKM agar bisa bangkit di tengah krisis pandemi termasuk dengan mengeluarkan relaksasi kebijakan KUR seperti peningkatan KUR tanpa agunan tambahan dari Rp50 juta menjadi Rp100 juta.
Kemudian tambahan subsidi bunga KUR sebesar 6 persen pada 2020 dan 3 persen pada 2021, penundaan pembayaran angsuran pokok KUR, perpanjangan jangka waktu dan penambahan limit KUR serta relaksasi persyaratan administrasi.
“Bahkan pada 2021 target penyaluran KUR telah ditingkatkan menjadi Rp285 triliun,” ujarnya.
(sof)