LANGIT7.ID-Bogor; Partai Gema Bangsa dapat darah segar menyusul bergabungnya Sarekat Hijau Indonesia (SHI) secara resmi ke dalam partai yang dinahkodai Ahmad Rofiq.
SHI yang memiliki basis massa sangat besar di seluruh wilayah ini bakal menggebrak dengan gerakan lingkungan.
Pengukuhan dukungan itu ditandai dengan acara diskusi dan buka puasa bersama di Pictum Coffee and Kitchen, Kamis (6/3). Diskusi dan Buka Puasa Bersama DPP Partai Gema Bangsa dan Sarekat Hijau Indonesia (SHI) akhirnya sukses menyatukan kedua hati yang sama sama berhaluan inklusif.
Setelah beberapa kali pertemuan, SHI bersepakat untuk menambatkan hatinya dan menjadikan Partai Gema Bangsa sebagai wadah aspirasi dan perjuangan terkait isu-isu ekologi dan lingkungan.
Hadir pula dalam diskusi tersebut Ketua Umum SHI Ade Zuchri, Sekjen SHI Fahmi Akbar, Ketua SHI Sulteng Agus Salim, dan Ketua SHI Sumsel M. Husni.
Ketua Umum SHI, Ade Indriani Zuchri mengakui bahwa ruang elektoral diisi oleh orang yang memang memiliki kemampuan atau keterampilan politis. Ia meyakinkan bahwa kader SHI bisa mewarnai wilayah elektoral.
Oleh karena itu, ia pun yakin elektoral bisa semakin meningkat seiring memperkuat merger SHI dan Gema Bangsa. Orang-orang yang tergabung dalam SHI sangat variatif, seperti aktivis lingkungan hidup, akademisi, kelas menengah, hingga buruh dan petani.
"Gema Bangsa adalah Partai Hijau kita dan meyakinkan Partai Hijau global bahwa Gema Bangsa adalah Partai Hijau Indonesia," paparnya, dalam keterangan resmi, Sabtu (8/3/2025).
Ia melanjutkan, ada tambahan platform yang bisa dipertimbangkan oleh Gema Bangsa, yakni platform perjuangan berupa penghormatan kepada nilai-nilai lokal dan keadilan ekologi. Manifestonya adalah keberlanjutan lingkungan hidup dengan partai gema bangsa.
Ketua Umum Gema Bangsa, Ahmad Rofiq memberikan apresiasinya. Namun, baginya, politik perlu strategi. Tak terkecuali partainya yang akan selalu bersinergi dengan Sarekat Hijau Indonesia.
"Gema Bangsa harus diisi oleh orang orang yang memiliki kompetensi dan menjadi bagian dari kekuatan. Kita rapatkan barisan, energi kita siapkan, sehingga ketika bertempur kita bisa habis-habisan," tandasnya.
Tak ketinggalan, Sekjen Gema Bangsa M Sopian juga mengapresiasi langkah peleburan kekuatan antara SHI dan Gema Bangsa.
"Penambahan bagi kami tidak ada permasalahan karena sudah sesuai dan senyawa dengan Gema Bangsa. Kehadiran Gema Bangsa sebagai antitesa dan membangun kelompok politik sesuai dengan fitrahnya," tegasnya.
Wakil Ketua Umum Gema Bangsa, Abdul Khalik Ahmad pun meyakini substansi Gema Bangsa sesuai dengan yang disampaikan oleh SHI. Di antaranya, tiga 3 isu besar yang dibawa, yakni isu lingkungan, isu energi, dan isu pangan.
"Secara teknis tinggal dijalankan. Substansi agar ada dalam platform Gema Bangsa. Meski partai baru, namun orang yang berhimpun adalah orang-orang yang sudah malang melintang di dunia politik," terangnya.
Menurutnya, mencapai tujuan bersama bukan hal yang sulit dan tidak ada masalah. Gema Bangsa merupakan partai dinamis dan inklusif.(*)
(lam)