LANGIT7.ID- Di Kota Solo, Jawa Tengah, berdiri masjid istimewa yang kini menjadi destinasi wisata religi baru. Bukan sembarang masjid, masjid tersebut merupakan replika atau miniatur dari Sheikh Zayed Grand Mosque di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Masjid ini dibangun sebagai wujud hubungan istimewa antara pemerintah Indonesia dengan Persatuan Emirat Arab (PEA).
Masjid yang dibangun di era pemerintahan Presiden RI Joko Widodo ini juga menandakan hubungan dekat yang dimiliki Jokowi dengan mantan Presiden Syekh Zayed (almarhum) dan Presiden Mohamed bin Zayed.
Bahkan persahabatan kedua negara ini terabadikan dalam beberapa monumen. Misalnya, ada jalan tol layang Mohamed bin Zayed (MBZ) di Jakarta dan jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi.
Masjid ini diresmikan pada November 2022. Peresmiannya ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh kedua pemimpin negara bersahabat ini.
Waktu itu, Presiden Jokowi dan Presiden Muhammad bin Zayed melaksanakan salat sunah Tahiyatul Masjid terlebih dahulu.
Usai menandatangani prasasti, Jokowi dan Pangeran Zayed juga melakukan penanaman Pohon Sala di area masjid sebagai bentuk simbol persahabatan kedua negara.
Destinasi wisata religi baru di Jateng Dikutip dari setda.surakarta.go.id, masjid ini terletak di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Nusukan, Kota Solo, dan menempati lahan bekas Depo Pertamina.
Dengan luas bangunan mencapai 8.000 meter persegi, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo menawarkan keindahan arsitektur Timur Tengah yang memukau dan paduan harmonis dengan kearifan lokal Indonesia.
Dengan daya tampung hingga 10.000 jemaah, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo mampu menjadi tempat ibadah bagi banyak orang. Jam operasional masjid ini sangat mendukung, dengan pintunya terbuka sepanjang hari mulai dari waktu Subuh hingga Isya', yaitu dari pukul 5 pagi hingga 9 malam. Hal ini memungkinkan warga Solo untuk mengunjungi masjid ini sesuai jadwal dan kenyamanan mereka.
Penting untuk dicatat bahwa wisata religi ini tidak memungut biaya masuk. Meskipun demikian, para jemaah diharapkan untuk mematuhi aturan-aturan yang berlaku saat berada di lingkungan masjid. Ini termasuk pemeriksaan barang bawaan, berpakaian sopan, menggunakan penutup kepala bagi perempuan, serta menjauhi aktivitas makan dan minum di dalam area masjid.
Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dilengkapi dengan sejumlah fasilitas yang mengagumkan. Beberapa di antaranya adalah:
-Ruang VIP: Untuk memberikan pengalaman istimewa kepada para jemaah yang menginginkannya.
Perpustakaan: Dengan luas 20 meter persegi, perpustakaan ini menyediakan bahan bacaan yang mendalam mengenai Islam.
-Ruang Pengelola: Tempat di mana para pengurus masjid menjalankan tugas mereka dengan efisien.
-Taman Basement: Sebagai ruang santai dan meditasi yang nyaman bagi para jemaah.
-Tempat Wudhu: Untuk memudahkan jemaah dalam menjalankan ibadahnya.
-Lahan Parkir: Dengan kapasitas untuk menampung hingga 29 bus, fasilitas ini memastikan kenyamanan akses bagi pengunjung yang datang dalam jumlah besar.
Selain itu, Masjid Raya Sheikh Zayed Solo juga mengedepankan aksesibilitas bagi jemaah disabilitas dengan membangun fasilitas difabel yang memadai.
Saat ini, masjid menjadi tujuan wisata religi baru di Jateng. Setiap harinya atau akhir pekan dan pada hari-hari besar Islam, banyak masyarakat berkunjung ke masjid.
Tak cuma warga lokal, masyarakat yang datang juga banyak yang dari luar daerah. Masjid ini juga memberikan dampak ekonomi besar kepada warga sekitar. Banyak warung makan dan usaha lain bertumbuh.(*)
(hbd)