LANGIT7.ID-Jakarta; Fenomena memprihatinkan tengah terjadi di kalangan Muslim modern. Banyak yang mengaku Muslim tetapi jarang membaca Al-Qur'an. Menurut Ustaz Khalid Basalamah, ini termasuk perilaku yang pernah dikeluhkan oleh Nabi Muhammad ﷺ.
"Rasul (Nabi Muhammad) berkata, 'Wahai Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur'an ini sebagai sesuatu yang diabaikan'," demikian bunyi ayat dalam QS Al-Furqān ayat 30 yang dikutip dari YouTube Ustaz Khalid, Minggu (23/3/2025).
Ada beberapa tanda seseorang mengabaikan Al-Qur'an. Pertama, tidak membaca Al-Qur'an, membiarkannya tersimpan berdebu tanpa disentuh. Kedua, tidak merenungkan maknanya, membaca hanya sebatas rutinitas tanpa memahami isinya. Ketiga, tidak mengamalkannya, tahu ajaran Islam tetapi tidak menerapkannya dalam kehidupan. Keempat, tidak mendakwahkannya, enggan mengajak orang lain untuk mencintai Al-Qur'an. Kelima, tidak menjadikannya sebagai pedoman, lebih memilih aturan manusia dibanding hukum Allah. Sikap ini menandakan lemahnya iman dan jauhnya kita dari petunjuk Allah.
Ustaz Khalid Basalamah menjelaskan, "Mengaku muslim bukan sekadar identitas, tetapi bukti ketaatan. Jangan hanya menyebut Al-Qur'an sebagai pedoman, tetapi benar-benar hidup dengannya."
"Mulailah membaca, memahami, dan mengamalkan ajarannya agar hidup penuh berkah," tambah Ustaz Khalid. Beliau juga mengingatkan agar umat Islam tidak menyesal di akhirat karena mengabaikan firman Allah.
"Jangan sampai kita termasuk hamba yang diadukan Nabi kepada Allah karena sikap kita sendiri terhadap Al-Qur'an. Semoga kita termasuk hamba yang mencintai dan menjadikan Al-Qur'an sebagai cahaya kehidupan," ujarnya.
(lam)