LANGIT7.ID-Jakarta; Indonesia optimis dapat kembali mencapai jumlah kunjungan wisatawan asal China seperti sebelum pandemi COVID-19, seiring tren peningkatan kedatangan yang terus berlanjut.
Dengan hubungan bilateral yang kuat dan meningkatnya kerja sama di berbagai bidang, kedua negara mendukung mobilitas yang lebih besar bagi warga negara mereka.
Di sektor pariwisata, otoritas China dan Indonesia aktif berkolaborasi melalui pameran, promosi, dan inisiatif lainnya untuk meningkatkan pariwisata dan mendorong perjalanan antara kedua negara.
Indonesia menerima jumlah wisatawan China tertinggi pada tahun 2018, dengan total 2.139.161 pengunjung, menurut data resmi.
Indonesia mencatat kebangkitan signifikan dalam kedatangan wisatawan China, mencapai 787.924 orang pada tahun 2023. Tren positif terus berlanjut, dengan jumlah pengunjung China meningkat menjadi 1.198.582 pada tahun 2024.
Duta Besar Indonesia untuk China, Djauhari Oratmangun mengatakan bahwa Indonesia menargetkan untuk menyambut 2 juta pengunjung dari China tahun ini, dengan menyebutkan peningkatan jumlah penerbangan langsung antara kedua negara.
Wisatawan China tertarik untuk berwisata ke Indonesia, seperti tercermin dalam penghargaan "Destinasi Pulau Terbaik" yang diberikan kepada Indonesia oleh versi China dari majalah perjalanan "Travel and Leisure".
"Penghargaan ini menegaskan kembali daya tarik Indonesia yang kuat di kalangan pelancong China," kata Nur Evi Rahmawati, koordinator informasi sosial dan budaya di Kedutaan Besar Indonesia di Beijing, baru-baru ini.
Wisatawan China membelanjakan lebih banyak secara rata-rata dibandingkan pengunjung dari negara Asia lainnya, sehingga industri pariwisata Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang kuat, kata pelaku bisnis pariwisata. (
xinhua)
(lam)