LANGIT7.ID-Miami; Jakub Mensik meraih pembayaran terbesar dalam karier tenisnya di Miami Open setelah mengalahkan Novak Djokovic di final, sekaligus membawa pulang sejumlah besar poin.
Perjalanan Mensik di turnamen Florida ini seperti dongeng. Ia mencapai final ATP Masters 1000 pertamanya setelah mengalahkan Taylor Fritz di semifinal, lalu mengalahkan legenda tenis Novak Djokovic dengan skor 7-6 (7-4), 7-6 (7-4) untuk meraih gelar tingkat tertinggi pertamanya.
Penampilan finalnya di ATP Tour sebelumnya hanya terjadi di Qatar Open pada Februari lalu, tetapi ia kalah dalam pertandingan ATP 250 tersebut dari Karen Khachanov dalam dua set langsung.
Di usia baru 19 tahun, banyak hal besar diharapkan dari Mensik. Kini ia hampir menembus 20 besar ATP Rankings setelah melonjak 30 peringkat ke posisi tertinggi dalam kariernya, yaitu No. 24.
Minggu ini juga bagus untuk Djokovic karena ia tidak perlu mempertahankan poin apa pun, tetapi Alexander Zverev dan Carlos Alcaraz berada di sisi yang berlawanan.
Poin ATP yang DiraihSebelum Miami Open, rekor poin tertinggi Mensik adalah 180 saat mencapai perempat final Shanghai Masters. Kali ini, ia meraih 1.000 poin untuk gelarnya di Florida, dengan kenaikan bersih 990 poin karena hanya mempertahankan 10 poin dari tahun lalu.
Djokovic tidak bermain pada 2024, jadi ia pulang dengan 650 poin sebagai runner-up, sementara 400 poin diberikan untuk semifinalis. Taylor Fritz membawa pulang 390 poin (hanya kehilangan 10 poin), tetapi Grigor Dimitrov "rugi" karena ia runner-up tahun lalu, sehingga poinnya turun 250 setelah turnamen ini.
Francisco Cerundolo, Sebastian Korda, Matteo Berrettini, dan Arthur Fils tersingkir di perempat final dengan 200 poin yang bisa diraih. Cerundolo dan Korda pulang dengan 150 poin (kehilangan 50 dari 2024), sementara Berrettini dan Fils menambah 190 poin ke total mereka.
Beberapa nama besar yang melewatkan kesempatan adalah Zverev dan Alcaraz, yang lagi-lagi gagal memanfaatkan larangan bermainnya Jannik Sinner (No. 1 dunia).
Sinner adalah juara bertahan sehingga kehilangan 1.000 poin, sementara Zverev kalah di babak keempat dan kehilangan 300 poin (karena mempertahankan 400 poin). Alcaraz kehilangan 190 poin (mempertahankan 200 poin).
Daniil Medvedev juga kehilangan 390 poin setelah kalah di babak kedua, sedangkan juara Indian Wells Open Jack Draper kalah di babak yang sama tetapi hanya kehilangan 30 poin.
Hadiah Uang yang DiraihMensik hampir menggandakan total penghasilan uangnya dalam satu turnamen. Sebelum Miami Open, ia telah mengumpulkan $1.898.456 (sekitar Rp29,6 miliar), tetapi kali ini ia membawa pulang cek senilai $1.124.380 (sekitar Rp17,5 miliar), sehingga totalnya menjadi $3.022.836 (sekitar Rp47,2 miliar).
Djokovic, tentu saja, masih yang terdepan dalam total penghasilan uang sepanjang masa. Ia menambah totalnya menjadi $186.885.509 (sekitar Rp2,9 triliun) setelah meraih $597.890 (sekitar Rp9,3 miliar) di Miami.
Fritz dan Dimitrov masing-masing membawa pulang $332.160 (sekitar Rp5,2 miliar), sementara Cerundolo, Korda, Berrettini, dan Fils menambah saldo mereka dengan $189.075 (sekitar Rp2,9 miliar).
Zverev meraih $103.225 (sekitar Rp1,6 miliar) untuk penampilannya di babak keempat, sementara Alcaraz dan Medvedev hanya mendapatkan $35.260 (sekitar Rp550 juta).
Jacob Fernley dari Inggris Raya juga kalah di babak kedua setelah lolos kualifikasi, sehingga ia pulang dengan hadiah yang lumayan. Sementara Adam Walton dari Australia (lucky loser) kalah di babak keempat dan meraih $103.225 (sekitar Rp1,6 miliar)(*/saf/tennis365)
(lam)