LANGIT7.ID - Shockbreaker depan sepeda motor terdapat dua jenis yang paling banyak digunakan untuk saat ini, yaitu shockbreaker teleskopik dan upside-down.
Namun, dari dua jenis shockbreaker tersebut, jenis teleskopik masih yang mendominasi dan paling banyak digunakan.
Di shockbreaker jenis teleskopik ini ada beberapa komponen, salah satunya adalah sil shockbreaker yang bertugas untuk menahan oli yang ada di dalam shockbreaker.
Oli yang ada di dalam shockbreaker ini akan bekerja dengan cara bersirkulasi sesuai dengan tekanan.
Nah, karena oli ini bersirkulasi karena tekanan sil shockbreaker ini mengalami kerusakan karena menahan tekanan, khususnya di sekitar as shockbreaker yang naik turun.
Selain karena tekanan tersebut, sil shockbreaker yang sering bocor juga bisa disebabkan oleh hal lainnya, yaitu kotoran yang menempel di area as shockbreaker.
Apalagi, saat ini hampir semua motor dengan shockbreaker teleskopik as shockbreakernya sudah tidak lagi terlindungi oleh spakbor, jadi akan rawan sekali kotoran yang menumpuk.
Debu dan kotoran yang menumpuk ini bisa menyelinap masuk kedalam sil shockbreaker dan melukai bagian as shockbreaker karena gesekan yang terus menerus.
Mengingat sil sokbreker terbuat dari karet maka akan cepat rusak terkena debu atau kotoran tersebut.
Karena itu, pastikan untuk selalu menjaga kebersihan komponen shockbreaker motor untuk mencegah kerusakan.
menjaga kebersihan komponen shockbreaker ini bisa dilakukan dengan cara rutin mencuci motor, atau menggunakan pelindung shockbreaker.(*)
(hbd)