LANGIT7.ID - Modifikasi pada sepeda motor bisa dilakukan hampir pada semua komponennya, bahkan modifikasi pada sepeda motor juga bisa dengan menambahkan berbagai aksesoris.
Salah satunya adalah memasangkan cover shockbreaker belakang pada sepeda motor.
Pemasangan cover shockbreaker belakang pada sepeda motor ini bertujuan untuk melindungi dari kotoran.
Meskipun tujuannya baik, yaitu melindungi shockbreaker dari kotoran dan bisa memberikan kesan yang nyentrik pada sepeda motor, tapi penggunaan cover shockbreaker ini justru memiliki efek negatif.
Sayangnya efek negatif dari penggunaan cover shockbreaker belakang motor ini masih jarang diketahui para pemilik motor.
Efek negatif dari penggunaan cover shockbreaker ini adalah bisa menimbulkan baret pada per atau ulir shockbreaker.
Hal ini biasanya terjadi saat cover shockbreaker jarang dicuci, sehingga banyak sekali kotoran yang menumpuk dan mengeras.
Kotoran yang menumpuk ini jika dibiarkan akan merusak per shockbreaker, mengingat shockbreaker ini bekerja secara naik turun untuk meredam guncangan.
Saat shockbreaker bekerja ini cover yang sudah keras dan tertumpuk kotoran akan bergesekan. Jadi per shockbreaker yang bersentuhan langsung dengan cover akan baret.
Selain itu, penggunaan cover shockbreaker juga bisa membuat shockbreaker milikmu yang sebetulnya bagus dan bisa membuat tampilan motor jadi keren malah tertutup.
Jadi, bagi kamu yang ingin menggunakan cover shockbreaker belakang motor ini sebaiknya pertimbangkan dulu.
Jika hanya tujuannya agar shockbreaker awet dan tidak mudah kotor, kamu bisa rutin mencuci sepeda motor, setidaknya setiap 1 hingga 2 minggu sekali.(*)
(hbd)