LANGIT7.ID, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menargetkan Indonesia tetap bisa menjadi 3 besar dunia dalam pertumbuhan ekonomi kreatif di dunia.
Saat ini, Indonesia berada di nomor 3 terbesar setelah Amerika Serikat (AS) lewat kontribusi Hollywood dan Korea Selatan lewat K-Pop.
"Nilai tambah ekonomi kreatif Indonesia pada tahun ini ditargetkan mencapai Rp1.191 triliun," kata Sandiaga Uno dalam Rakornas Kemenparekraf, Senin (27/9).
Baca juga:
Pariwisata di Bali akan Dibuka Oktober 2021Menurut Sandiaga, nantinya mengatakan angka tersebutakan terus meningkat pada tahun depan menjadi Rp1.236 triliun.
"Nilai tambah menuju ke Rp1.200 triliun sudah posisi 3 dunia setelah AS dengan Hollywood, Korea Selatan dengan K-Pop, peringkat ini juga yang terus kami pantau," jelasnya.
Dari segi pariwisata, target kontribusi terhadap PDB di tahun ini sebesar 4,2%. Angka tersebut naik tipis pada tahun depan di kisaran 4,3%.
Sedangkan pertumbuhan wisatawan juga akan terus digenjo dari 1,5 juta orang pada 2021 menjadi 1,8 juta-3,6 juta orang pada tahun depan.
Sandi mengatakan semua itu bisa mudah tercapai jika vaksinasi massal berhasil dilakukan. Sebab, bila dibandingkan dengan kompetitor sekawasan, tingkat vaksinasi per persentase jumlah penduduk Indonesia masih kalah jauh.
Singapura sudah memvaksinasi 79% populasi, kemudian Malaysia sebesar 69%, Thailand 42%, dan Laos 38%. Sedangkan Indonesia baru 31% per populasi.
Dengan vaksinasi massal, angka herd immunity akan terus meningkat. Sehingga industri pariwisata akan semakin percaya diri untuk mengambangkan industri parekraf.
(sof)