LANGIT7.ID - Mengunci stang motor dan mengarahkannya ke arah kanan, diyakini dapat mencegah terjadinya aksi pencurian.
Namun, cara ini sebenarnya masih banyak yang mempertanyakan keampuhannya. Karena, masih banyak kasus pencurian motor meskipun motor sudah dikunci stang ke kanan.
Mengunci stang motor ke kanan sebenarnya tidak mencegah dari pencurian motor. Hanya saja, pelaku akan sedikit sulit untuk membobol kunci kontak motor saat melakukan aksinya.
Saat stang motor dikunci ke arah kanan, maka posisi lubang stop kontak akan terhalang yang diharapkan dapat mencegah pencurian.
Namun, bagi para pelaku pencurian sepeda motor, hal tersebut ternyata hanya sebatas mitos saja. Sebab, masih dapat dibobol oleh para pelaku curanmor dengan mudah.
Para pelaku curanmor, umumnya melakukan aksinya menggunakan kunci T atau sering disebut juga dengan kunci letter T yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa. Dengan kunci tersebut, para pelaku akan membobol kunci sepeda motor targetnya.
Namun, biasanya para pelaku pencurian sepeda motor ini akan menghindari sepeda motor yang dikunci stang. Sebab, motor dengan kunci stang atau kunci ganda ini akan memakan waktu yang sedikit lebih lama daripada motor yang tidak di kunci ganda.
Bahkan ada pelaku pencurian sepeda motor yang memaksa untuk merusak kunci stang motor dengan cara menendang stang motor dengan arah berlawanan saat kunci stang motor digunakan.
Jadi, pada intinya sepeda motor yang dikunci stang ke kanan bukan berarti dapat mencegah aksi pencurian sepeda motor.
Hanya saja sedikit lebih sulit untuk diakses kuncinya, jadi terkadang pelaku menghindari mengincar motor dengan stang terkunci ganda ke kanan, karena aksinya akan membutuhkan waktu yang lebih lama.(*)
(hbd)