LANGIT7.ID-Paus Fransiskus meninggal dunia pada Senin (21/4/2025) pagi di usia 88 tahun.
Kepergiannya, 12 tahun setelah dinyatakan sebagai paus, memicu pertanyaan baru tentang siapa yang akan menggantikannya sebagai pemimpin Gereja Katolik, lembaga keagamaan tertua dan terbesar dengan 1,39 miliar pengikut.
Kolese Kardinal, yang terdiri dari para rohaniwan Katolik senior, banyak yang ditunjuk oleh Fransiskus sendiri, akan memilih paus berikutnya.
Bagaimana syarat menjadi paus? Dikutip dari Aljazeera, supaya memenuhi syarat, seorang kandidat haruslah seorang pria Katolik Roma yang sudah dibaptis, meskipun selama berabad-abad, para kardinal secara eksklusif memilih seseorang dari jajaran mereka.
Saat ini ada lebih dari 240 kardinal di seluruh dunia. Mereka biasanya memegang jabatan tersebut seumur hidup.
Bagaimana seorang paus baru dipilih?Para kardinal yang berusia di bawah 80 tahun, ketika paus meninggal atau mengundurkan diri, memberikan suara dalam apa yang dikenal sebagai konklaf kepausan.
Untuk mencegah pengaruh dari luar, konklaf mengunci diri di Kapel Sistina dan berunding tentang calon pengganti.
Meskipun jumlah pemilih kepausan biasanya dibatasi hingga 120 orang, saat ini ada 138 pemilih yang memenuhi syarat.
Para anggotanya memberikan suara mereka melalui pemungutan suara rahasia, sebuah proses yang diawasi oleh sembilan kardinal yang dipilih secara acak. Mayoritas dua pertiga secara tradisional diperlukan untuk memilih paus baru, dan pemungutan suara terus berlanjut hingga ambang batas ini terpenuhi.
Setelah setiap putaran, surat suara dibakar dengan bahan kimia, menghasilkan asap hitam atau putih, yang menandakan kepada dunia tentang hasilnya.
Asap hitam menandakan bahwa tidak ada keputusan yang diambil, sementara asap putih berarti paus baru telah terpilih. Setelah paus terpilih, seorang kardinal tertinggi akan mengumumkan namanya dari Basilika Santo Petrus.
Kapan konklaf kepausan akan dimulai?Biasanya konklaf diadakan dua atau tiga minggu setelah kematian atau pengunduran diri paus yang sedang menjabat. Hal ini memungkinkan adanya masa berkabung selama sembilan hari dan para kardinal datang ke Vatikan dari seluruh dunia.
Konklaf 2013 yang memilih Paus Fransiskus, paus pertama dari Amerika Selatan, dimulai hanya 12 hari setelah pengunduran diri pendahulunya, Benediktus XVI.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memilih paus baru?Prosesnya bisa memakan waktu berhari-hari, berminggu-minggu, atau bahkan lebih lama lagi, tergantung pada seberapa terpecahnya suara para kardinal.
Setiap hari, konklaf dapat mengadakan hingga empat putaran pemungutan suara untuk mencoba mencapai dua pertiga mayoritas yang dibutuhkan.
Jika, setelah 33 putaran, masih belum ada keputusan, dua kandidat teratas akan berhadapan dalam pemungutan suara ulang.
Pemilihan tiga paus terakhir berlangsung relatif cepat, dengan masing-masing hanya berlangsung beberapa hari.
Namun secara historis, pemilihan terkadang berlangsung lebih lama, dengan konklaf kepausan yang memilih Paus Gregorius X pada tahun 1271 memakan waktu hampir tiga tahun karena pertikaian politik yang sengit.
Siapa saja kandidat utama untuk menjadi paus berikutnya?Dari 138 kardinal yang berhak memberikan suara dalam konklaf, sebanyak 110 orang ditunjuk oleh Paus Fransiskus.
Kelompok ini lebih beragam dibandingkan dengan para pemilih sebelumnya, dengan representasi yang lebih tinggi dari Asia, Afrika, dan Amerika Latin, yang mencerminkan tujuan Paus Fransiskus untuk mencerminkan jangkauan global Gereja.
Kardinal termuda yang terpilih baru berusia 45 tahun, seorang rohaniwan Ukraina yang tinggal di Australia.(*)
(hbd)