LANGIT7.ID-Jakarta; Kabar duka datang dari Vatikan. Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi umat Katolik dunia yang dikenal sebagai sosok pencinta perdamaian dan persaudaraan lintas agama, dikabarkan telah wafat. Dunia pun berduka atas kepergian tokoh besar yang semasa hidupnya aktif menjalin hubungan erat dengan para pemimpin agama, termasuk tokoh-tokoh Islam dari berbagai belahan dunia.
Paus Fransiskus dikenal sebagai figur progresif dalam membangun dialog lintas iman. Ia sering mengadakan pertemuan dengan pemimpin agama dari latar belakang berbeda, sebagai bentuk komitmen dalam membangun perdamaian dan toleransi global. Salah satu tokoh yang memiliki hubungan dekat dengannya adalah Grand Syekh Al-Azhar, ulama besar dari Mesir, dalam upaya bersama mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan dan harmoni antarumat beragama.
Baca juga: Paus Fransiskus Meninggal Dunia di Usia 88 TahunDi Indonesia, Paus Fransiskus juga menjalin hubungan baik dengan berbagai tokoh Islam. Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, menyampaikan bahwa Sri Paus kerap berkomunikasi dan menjalin silaturahmi dengan pemimpin organisasi Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Salah satu tokoh yang tercatat sering bertemu dengan beliau adalah Prof. Dr. M. Din Syamsuddin, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah.
“Beliau dikenal sebagai tokoh yang cinta damai. Untuk mewujudkan cita-citanya itu, beliau dikenal rajin membangun hubungan dengan berbagai tokoh dunia, terutama tokoh-tokoh agama lain termasuk Islam,” ujar Anwar Abbas dalam keterangan, Senin (21/4/2025).
Kedekatan dan ketulusan Paus Fransiskus dalam membangun persaudaraan antarumat beragama menjadi warisan yang akan terus dikenang. Kepergiannya meninggalkan duka yang mendalam tidak hanya bagi umat Katolik, tetapi juga bagi masyarakat dunia yang selama ini menyaksikan kiprahnya sebagai juru damai global.
(lam)