LANGIT7.ID, Banjar - Pemerintah Kota Banjar terus menggencarkan upaya pengembangan sektor pertanian. Agro wisata menjadi salah satu program unggulan di bidang pertanian Kota Banjar.
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Banjar, Ade Uu Sukaesih, saat mengunjungi lokasi agro wisata tersebut pada Selasa (28/9). Dalam kesempatan itu, Ade mengapresiasi keberhasilan Bapak Hudori, salah satu warga Desa Langensari yang berhasil mengembangkan budidaya pohon jambu air.
"Ini sudah dapat dijadikan lokasi agro wisata. Pengunjung dapat memetik secara langsung jambu air dari pohonnya," kata Ade.
Baca juga:
Napak Tilas Perjuangan Pangeran Diponegoro di Desa Wisata TinalaAde menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah Kota Banjar telah menyiapkan lahan seluas 15 hektar di tiga lokasi untuk pengembangan pohon alpukat, belimbing madu, serta durian bawor. Tiga lokasi tersebut berada di Desa Waringinsari, Desa Langensari, serta Desa Rejasari.
"Pengembangan sektor pertanian akan terus kita pacu karena sektor ini terbukti mampu bertahan dari terpaan pandemi Covid-19 . Untuk itu, Kota Banjar melalui Dinas Ketahan Pangan Pertanian dan Perikanan akan terus melakukan pengembangan sektor ini, salah satunya dengan mengembangkan agro wisata di ketiga desa tersebut," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Hudori mengaku telah merasakan manisnya keuntungan dari menanam jambu air ini. Di atas lahan seluas 1,2 hektar, ia mengembangkan tiga jenis jambu air, yaitu jambu mutiara hitam, jambu citra, serta jambu madu deli hijau.
"Dari 22 pohon yang ditanam menghasilkan buah sebanyak satu kwintal yang didapat dalam tiga kali panen dalam setahun dengan harga jual per kg seharga Rp30.000. Saya juga telah menyiapkan 70 bibit pohon tambahan yang akan segera ditanam dalam waktu dekat ini," ujarnya.
(sof)