LANGIT7.ID-Kejutan terjadi dalam pemanggilan pemain tim nasional (timnas) Indonesia untuk pemusatan latihan di Bali jelang laga melawan China.
Pelatih timnas Patrick Kluivert memanggil gelandang serang Borneo FC, Stefano Lilipaly dalam 32 pemain yang dipersiapkan.
Pemain berusia 35 tahun ini akhirnya kembali ke dalam skuad Merah Putih sejak terakhir kali tampil pada 8 September 2023.
Sudah di usia 35 tahun dan bahkan statistik juga menurun, kenapa sosok Lilipaly dipanggil lagi ke timnas?
Pertanyaan ini mungkin banyak dimiliki pendukung timnas.
Statistik Stafano Lilipaly Untuk statistik di klubnya, Borneo, belakangan pemain yang biasa di posisi gelandang serang dan sayap kiri ini memang kurang mengesankan.
Performanya menurun sejak akhir 2024 dan memasuki tahun 2025. Selalu tampil sebagai kapten tim hingga pekan ke-18 Liga 1, Lilipaly perlahan menurun secara performa.
Menit bermainnya berkurang jauh, dan bahkan sempat tak ada dalam skuad dalam tiga pertandingan. Di tujuh pertandingan, Lilipaly juga disebut mengalami cedera, yang tidak diketahui jenis cederanya.
Dalam dua pertandingan terakhir yang dijalani Borneo, Stefano bahkan hanya tampil sebanyak 39 menit saja. Total, Lilipaly tampil dalam 23 pertandingan dengan Borneo dengan mencetak 5 gol dan 4 assist.
Dengan statistik seperti itu, nyatanya Lilipaly mendapat panggilan Kluivert. Jawabannya, sebagaimana diungkap pengamat sepak bola Weshley Hutagalung, pemanggilan Lilipaly merupakan hak pelatih yang mana sudah disesuaikan dengan gameplay dan kebutuhan.
"Tiap pelatih sudah punya gameplay dan Kluivert merasa Lilipaly masuk dalam rencana permainannya," ungkapnya saat wawancara dengan KompasTV.
Bagi Lilipaly, pemanggilan ini setidaknya menjadi pelipur lara setelah banyak dikecewakan pada era Shin Tae-yong. Siap memberi bukti?(*)
(hbd)