LANGIT7.ID–Jakarta; Timnas Indonesia memasuki fase genting dalam perjuangannya di Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Setelah menuntaskan pemusatan latihan di Bali pada 31 Mei lalu, skuad Garuda langsung kembali ke Jakarta untuk menatap dua laga terakhir yang krusial.
Latihan perdana di ibu kota digelar pada Senin, 2 Juni 2025. Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menegaskan bahwa agenda utama latihan kali ini adalah menajamkan taktik yang sudah dibentuk oleh pelatih Patrick Kluivert. “Mengingat waktu sudah mepet, tentu pasti akan berkaitan dengan taktikal,” ujar dia dalam keterangannya, dikutip Senin (2/6/2025).
Baca juga: Timnas Indonesia vs China di GBK: Strategi Baru Demi Tiket Piala Dunia 2026Laga kandang melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 5 Juni akan menjadi tantangan pertama. Setelah itu, Garuda akan bertandang ke Jepang pada 10 Juni untuk menutup rangkaian laga putaran ketiga.
Dua pertandingan ini menjadi ujian akhir untuk menentukan langkah Timnas Indonesia. Saat ini, Jay Idzes dan rekan-rekannya mengumpulkan sembilan poin dan duduk di peringkat keempat klasemen. Meski berada di luar zona aman, kans untuk lolos langsung masih terbuka.
Sesuai ketentuan, dua tim teratas di klasemen akhir berhak lolos langsung ke putaran keempat. Sementara itu, peringkat tiga dan empat masih punya kesempatan melalui fase tambahan. Dengan selisih poin yang tipis, hasil di dua laga tersisa akan sangat menentukan.
Meski berada dalam tekanan, Timnas Indonesia tetap menunjukkan optimisme di tengah padatnya jadwal. Persiapan intensif selama sepekan di Bali diharapkan menjadi modal penting untuk menjaga peluang lolos tetap hidup.
(lam)