LANGIT7.ID-Universitas Darussalam (Unida) Gontor Kampus B menyelenggarakan kegiatan bakti sosial selama tiga hari, mulai Rabu (4/6) hingga Jumat (6/6), di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo.
Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) UNIDA, Dr. Riza Azhari, M.Pd.I, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai sarana pembentukan karakter dan pengabdian mahasiswa.
“Sikap, tingkah laku, mulut, dan jemari kita diuji,” ujarnya, dikutip dari gontor.ac.id.
Baksos merupakan program tahunan yang bertujuan membentuk jiwa pengabdian mahasiswa melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat, sekaligus memperdalam pemahaman mereka terhadap manfaat pendidikan dan dinamika sosial yang terjadi.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi dari poin ketiga Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat.
Baksos 2025 diisi dengan berbagai kegiatan yang difokuskan pada pelayanan masyarakat. Di antaranya adalah pembelajaran Alquran untuk anak-anak, kajian ilmu fikih, pemeriksaan kesehatan gratis, penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha, serta tabligh akbar sebagai penutup kegiatan.
Unida Gontor merupakan lembaga pendidikan tinggi yang merupakan kelanjutan dari Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor.
Setiap tahunnya, Unida terus meningkatkan kualitasnya, termasuk dalam bidang pengabdian masyarakat.
Selain baksos, universitas ini juga rutin mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) baik di wilayah sekitar Ponorogo maupun di mancanegara seperti Turki dan Malaysia.
Sebanyak 266 mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan ini, terdiri dari mahasiswa semester 1, semester 3, dan semester 5.
Dalam tabligh akbar yang sekaligus menjadi penutupan kegiatan pada Jumat (6/6), Kepala Desa Ngindeng, Bimasakti, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Unida Gontor atas kontribusi positif yang telah diberikan kepada warganya.
(hbd)