LANGIT7.ID-Para santri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid Bandung mengikuti sertifikasi nadzir.
Mereka mengikuti pelatihan intensif pada 11-13 Juni lalu dengan materi seputar pelaksanaan, pengelolaan, hingga pengembangan harta benda wakaf yang kemudian dilanjutkan dengan uji kompetensi pada hari ketiga.
Pelatihan ini dibuka secara resmi dengan kehadiran perwakilan dari Badan Wakaf Indonesia Jawa Barat, Bidang Zakat Wakaf Kanwil Kemenag Jawa Barat, serta pimpinan Bank Indonesia Jawa Barat.
Kehadiran para pemateri dan asesor profesional turut menegaskan keseriusan pelaksanaan sertifikasi ini sebagai langkah menuju standarisasi nadzhir wakaf di Indonesia.
Menurut Wahyudi, Kepala Bagian Marketing Communication Wakaf Daarut Tauhiid, pelatihan ini memberikan manfaat besar bagi para nadzhir.
“Alhamdulillah sangat bermanfaat acara tersebut dan menjadi standarisasi bagi kami, terutama di Wakaf Daarut Tauhiid, dan juga di semua nadzhir di seluruh Indonesia. Semoga dengan adanya nadzhir yang telah tersertifikasi, ini menjadi peningkatan bagi semua nadzhir dan lebih profesional dalam mengelola harta benda wakaf secara lebih bermanfaat dan produktif,” ujarnya dikutip dari daarutauhiid.org.
Kegiatan digelar Lembaga Sertifikasi Profesi Badan Wakaf Indonesia (LSP BWI).
Acara ini diikuti oleh 45 peserta dari tujuh lembaga pengelola wakaf, termasuk Wakaf Daarut Tauhiid, Dompet Dhuafa Jawa Barat, Wakaf Salman, Lembaga Wakaf Persis, Majelis Pemberdayaan Wakaf Muhammadiyah Jawa Barat, Lazisnu PWNU, serta Yayasan Daarut Tauhiid.
(hbd)