LANGIT7.ID-, Bandung - - Usai viralnya proses pelantikan Rektor
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang diwarnai aksi walkout oleh Wakil Ketua DPR RI
Cucun Ahmad Syamsurijal, pihak UPI buka suara.
Sebelumnya dikabarkan Cucun walkout saat proses pelantikan Rektor UPI Didi Sukyadi berlangsung, lantaran menggunakan bahasa Inggris, bukan bahasa Indonesia.
Tindakan tersebut dinilai Cucun sebagai bentuk pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, khususnya Pasal 25 dan 30, mengatur kewajiban penggunaan Bahasa Indonesia dalam forum resmi nasional dan pelayanan administrasi publik di instansi pemerintahan.
Dengan demikian penggunaan Bahasa Indonesia di acara resmi, seperti pidato kenegaraan, acara pemerintahan, dan dokumen resmi, diwajibkan oleh hukum.
Baca juga: Viral Video Wakil Ketua DPR Walkout Gara-gara Pelantikan Rektor UPI Disisipkan Bahasa InggrisLangkah selanjutnya, Cucun mengatakan akan menyampaikan secara resmi dalam rapat DPR bersama
Kemendiktisaintek. Menurutnya, hal itu bukan sekadar insiden, tapi mencerminkan lemahnya kesadaran berbahasa negara di institusi akademik.
Merespons perkara tersebut, pihak UPI angkat bicara. Kepala Humas UPI, Suhendra mengungkapkan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan Rektor Didi Sukyadi tetap menggunakan Bahasa Indonesia. Mereka menyebut memang ada beberapa frasa berbahasa Inggris.
"Pengambilan sumpah/janji jabatan Rektor UPI Periode 2025, Prof Dr. Didi Sukyadi, M. A., oleh Ketua MWA UPI tadi menggunakan Bahasa Indonesia dengan menyisipkan slogan yang digunakan pada rangkaian kegiatan pemilihan Rektor UPI 2025-2030," kata Suhendra, mengutip kumparan.
Ia pun menjelaskan mengapa rektor UPI dilantik Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) UPI, Nanan Soekarna.
"Pemilihan Rektor UPI adalah ranah MWA UPI, sehingga yang berhak menjawab pertanyaan ini adalah MWA UPI," ucap dia.
"Pengambilan sumpah/janji jabatan Rektor UPI Periode 2025, Prof Dr. Didi Sukyadi, M. A., oleh Ketua MWA UPI tadi menggunakan Bahasa Indonesia dengan menyisipkan slogan yang digunakan pada rangkaian kegiatan pemilihan Rektor UPI 2025-2030," kata Kepala Humas UPI, Suhendra, saat dihubungi kumparan.
(lsi)