LANGIT7.ID, Semarang - Fardhan Nandana, mahasiswa semester I Institut Teknologi Surabaya (ITS) tercatat sebagai manajer termuda di klub yang berlaga di Liga 1 2021.
Usianya baru 18 tahun. Namun, dia sudah di dapuk menjadi manajer klub PSIS Semarang.
Sebenarnya ada sosok muda lainnya di sepak bola Indonesia, yakni Presiden Arema FC Gilang Widya Pramana. Namun usianya masih terpaut jauh. Gilang tercatat berusia 32 tahun.
Fardhan pada Ahad (11/10) besok untuk pertama kalinya akan duduk di bench pemain, saat timnya PSIS Semarang bentrok menghadapi Persebaya Surabaya di pekan kalima Liga 1 2021.
Menariknya, Fardhan adalah fans Persebaya. Fardhan merupakan bonek (sebutan suporter Persebaya) karena dia lahir, kecil hingga besar tinggal di Surabaya. Dia kerap menonton laga Persebaya ketika bertanding di Stadion Tambaksari.
Orang tua Fardhan, Junianto, yang juga Komisaris PSIS menyampaikan perasaan bangganya ketika anak lelakinya akan mendampingi tim menghadapi Persebaya.
Baca juga:
Sah, PSIS Semarang Rekrut Pelatih Skotlandia Ian Andrew GillanMeski anaknya tumbuh besar di Surabaya, namun harapannya hati Fardhan akan biru (PSIS Semarang) sepenuhnya.
"Saya bisa paham, kalau kamu belum bisa full hatimu ke biru (PSIS). Tapi nggak apa, mencintai itu mahal harganya apalagi kamu lahir, kecil, dan besar di Surabaya," tulis Junianto di Instagram pribadinya @anto_van_java.
Seperti diberitakan, Wahyu Agung Group membeli 30% saham PSIS Semarang. Otomatis, pengelolaan klub PSIS Semarang kini berada di tangan Junianto.
Sebagai Komisaris PSIS, Junianto kemudian menunjuk anaknya yang masih berusia 18 tahun untuk menjadi manajer tim. Salah satu tugasnya, mendampingi tim PSIS ketika bertanding. Pertandingan melawan Persebaya bakal menjadi debut Fardhan mendampingi tim PSIS Semarang.
Berikut petikan dukungan Junianto di akun instagramnya:
“On fire le @farna.ndana besok minggu malam utk pertama kalinya kamu menjadi manager di bench. Terima kasih buat management @psisofficial cc mas @alvinsyaptia direktur rs @charlie_hospital dokter @rizasetia yang melengkapi recom syarat dari PSSI menjadi manager minggu besok le fardhan kamu menjadi manager tim yang sejak kecil sampai setua ini dicintai orang tuamu,”.“Saya bisa memahami pertentangan hatimu. Saya bisa paham, kalau kamu belum bisa full hatimu ke biru (PSIS). Tapi ngak apa, mencintai itu mahal harganya apalagi kamu lahir, kecil, dan besar di Surabaya. Tapi yang jelas PSIS semenjak 10 Juni 2021 menjadi keluarga besar Wahyu Agung Group dan ke depan kamu yang akan nerusi, mau tidak mau kamu yang akan membesarkan ke depannya. “Yang harus diingat adalah keika kita bertiga (saya, Farrel, Fardhan) melihat Stadion Tambak Sari Surabaya kalau melihat pertandingan antara @officialpersebaya vs @psisofficial, bbrpa kali pertemuan kamu berdua yang senang karena menang Persebaya, tiba saatnya hari ini bapakmu yang senang, bapakmu yang gembira, bapakmu yang ceria. Berikan 3 point untukku le @farna.ndana, dan utk adik2ku @psisofficial bonus vit U siap menyertaimu dari @bajaindoraya di samping dari saya, dan mas@yoyok_sukawi,”Sejak postingan tersebut diunggah sekitar pukul 08.00 WIB, sudah ada 170 komentar di Instagram dan like 3.328 kali. Mayoritas netizen berharap agar PSIS bisa memenangkan pertandingan, dengan beragam argumen.
Salah satu netizen @setyorefaldi yakin jika Fardhan Nandana, pada saatnya nanti akan benar-benar cinta pada PSIS Semarang.
“Seiring berjalannya waktu, mas manager akan biru sepenuhnya,”.(sof)