Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 24 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Santri Ndalan Nusantara, Pesantren yang Tampung Anak Jalanan hingga Preman

arif purniawan Ahad, 08 Januari 2023 - 21:35 WIB
Santri Ndalan Nusantara, Pesantren yang Tampung Anak Jalanan hingga Preman
Santri Ndalan Nusantara saat mengikuti kajian di jalanan (Foto : istimewa)
LANGIT7.ID, Semarang - Kota Semarang memiliki sebuah pesantren unik dengan santri remaja dari berbagai latar belakang. Namanya santri ndalan (Sandal) nusantara. Pesantren ini syiar agama dengan cara yang berbeda dari pondok pesantren pada umumnya.

Saat ini pesantren yang diasuh oleh Gus Muhamad Nurul Huda ini tidak memiliki gedung untuk belajar agama. Syiar agama dilakukan berpindah-pindah tempat dari taman-taman hingga pos kamling di permukiman warga. Dan rencananya, Sandal akan membangun pondok pesantren yang representatif.

Pembina Sandal Nusantara Iswar Aminudin mengatakan Sandal merupakan pesantren yang unik. Mereka yang menjadi santri di pesantren ini terdiri dari berbagai kalangan. Selama ini, mereka memberi pembinaan keagamaan dengan nempel dari masjid ke masjid di Kota Semarang.

Baca juga: Raih Kebahagiaan Hidup dengan Senantiasa Bermuhasabah

“Yayasan santri ndalan nusantara berencana membangun pondok pesantren (ponpes) yang terletak di tengah kota tepatnya di Jalan Taman Pleburan no.8, Semarang Selatan, Semarang,” kata Iswar dikutip Minggu (8/1/2023).

Terkait rencana tersebut, Iswar mengajak kepada masyarakat untuk berdonasi dengan menyisihkan sebagian hartanya untuk diwakafkan dalam membangun Ponpes Sandal.

"Mari ajak saudara-saudara untuk berdonasi pembangunan Ponpes Sandal. Tujuanya adalah agar teman-teman dapat beraktifitas di satu tempat yang lebih baik sehingga dapat melakukan syiar yang lebih maksimal,” tandas Iswar.

Sebagai informasi, Sandal sudah mengajak anak-anak, remaja, dan orang dewasa yang terbelit masalah sosial untuk memperdalam Islam. Santri di pesantren ini terdiri dari beraneka latar belakang seperti preman, mantan napi, peminum, pemabuk, hingga pengguna narkoba, dan lain sebagainya.

Pada 3 Januari lalu, Gus Huda bersama dengan pengasuh santri ndalan lainnya sowan ke Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen untuk menyampaikan rencana pendirian pondok pesantren.

Baca juga: Ilmuwan Muslim Temukan Meriam dan Roket Sejak Abad ke-13

Gus Huda mengatakan, audensi bertujuan untuk mengenalkan dan memaparkan rencana pembangunan pondok pesantren sandal yang akan dibangun di tengah Kota Semarang, tepatnya di Taman Pleburan.

“Ini agar teman-teman, yang ikut Sandal dapat berkegiatan lebih baik,” ujar Gus Huda, didampingi pengurus Sandal lainnya.

Salah satu kegiatan, Sandal Semarang baru-baru ini yakni di Pos kamling, RT 3 RW 1 kawasan Pleburan. Kegiatan itu diikuti oleh puluhan remaja, yang duduk di atas tikar di jalan.

Gus Huda dalam kegiatan tersebut mengatakan, Allah selalu memerintahkan hambanya untuk bertaubat. Karena semua manusia pernah melakukan kesalahan dan dosa.

“Wis lah kowe meh berbuat apa-apa, ora apa-apa. Kapan kamu sadar, kamu nanti akan kembali kamu akan saya terima. Neraka akan sepi.. kalau semua manusia ini bertaubat. Allah akan memberikan ampunan, karena Allah Ghofururrohim,” kata Gus Huda.

“Iman itu kan hubungan kita dengan Allah. Hubungan kita baik dengan manusia, itu juga menunjukkan keimananan. Hadratus Syeikh (KH Hasyim Asy’ari) mengatakan, Hubbul Watoni Minal Iman. Baik kita dengan negara dan kampung ini, juga iman,” pungkasnya.

Baca juga: Hukum Bawa Anak Kecil ke Masjid, Boleh Asalkan Tak Ganggu Salat

Sementara itu, Taj Yasin Maimoen mengapresiasi santri dalan karena menjadi wadah bagi orang jalanan dan anak muda yang ingin belajar agama. Menggunkan metode Toriqoh Waljamaha, sehingga nilai-nilai keagamaan ini digabung dengan nilai kebangsaan.

“Saya kira harus apresiasi dan kita dorong Ini akan menjadi penguat benteng NKRI. Terkait rencana pembangunan pondok pesantren, maka kita arahkan, tidak hanya yayasan berbadan hukum, tapi kita dorong pesantrennya juga harus berbadan hukum juga,” ucapnya.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 24 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)