Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 13 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Kisah Transformasi SCP: Menyulap Mal Lama Jadi Simbol Gaya Hidup Modern Samarinda

tim langit 7 Kamis, 24 Juli 2025 - 13:08 WIB
Kisah Transformasi SCP: Menyulap Mal Lama Jadi Simbol Gaya Hidup Modern Samarinda
LANGIT7.ID-Samarinda; Samarinda Central Plaza (SCP) memulai babak baru dalam sejarahnya lewat proses rejuvenasi yang tak sekadar memperbarui bangunan, tapi juga menanamkan filosofi arsitektur masa depan. Di balik proyek besar ini berdiri nama arsitek kenamaan Budi Pradono yang membawa pendekatan menyeluruh untuk mengubah wajah SCP menjadi representasi baru gaya hidup warga Samarinda.

Mengambil inspirasi dari identitas geografis Pulau Borneo yang dikenal sebagai tanah seribu sungai, Budi menjadikan Sungai Mahakam sebagai elemen utama dalam desain ulang. Menurutnya, lokasi sungai yang strategis seharusnya menjadi “vocal point” dalam upaya memperkuat citra mal. Hal ini disampaikannya pada saat seremoni peletakan batu pertama revitalisasi SCP, Rabu, 23 Juli 2023.

Budi menekankan bahwa proyek ini tidak hanya soal memperindah bangunan, tetapi tentang membangun kembali hubungan antara ruang dan pengunjung. Konsep yang ia usung disebut sebagai Forensik Arsitektur—sebuah metode yang menggali ulang kekuatan lokasi dan memperbarui cara kerja ruang serta fungsi tenant demi meningkatkan pengalaman pengguna.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan kembali mal perlu pendekatan holistik, yang tidak hanya mencakup desain fisik, tapi juga mempertimbangkan aspek sosial, lingkungan, dan ekonomi. Dalam acara peresmian rejuvenasi itu, ia hadir bersama perwakilan PT Samarinda Central Plaza, Helen Rusianto, serta Wali Kota Samarinda, Dr. H. Andi Harun.

Kisah Transformasi SCP: Menyulap Mal Lama Jadi Simbol Gaya Hidup Modern Samarinda

Salah satu langkah nyata yang ditawarkan tim arsitek adalah pengembangan area rooftop yang akan disulap menjadi kawasan kafe dan restoran baru. Dari sana, pengunjung dapat menikmati pemandangan Sungai Mahakam yang menawan. Fasad bangunan juga akan direnovasi menyerupai ombak, menggunakan kisi-kisi kayu yang fleksibel untuk mengekspresikan dinamika air sungai, serta ditambah tanaman hijau sebagai penerapan prinsip green architecture.

Bukan tanpa tantangan, revitalisasi SCP dilakukan di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih pasca pandemi. Budi menyebut bahwa daya beli masyarakat yang melemah dan penurunan jumlah pengunjung menjadi isu serius yang harus direspons secara kreatif.

Forensik arsitektur yang diterapkan mencakup evaluasi menyeluruh terhadap struktur bangunan, perbaikan sistem pendingin dan pencahayaan, serta efisiensi energi berbasis solusi ramah lingkungan. Sementara pendekatan holistik berperan menyatukan aspek desain, teknologi, dan kenyamanan untuk menjawab tantangan era pasca-Covid.

Dalam skema jangka panjang, revitalisasi ini ditujukan untuk membentuk SCP menjadi pusat kegiatan yang inklusif dan berkelanjutan. Tidak hanya ruang belanja, tapi juga ruang sosial yang mendorong interaksi komunitas dan pertumbuhan ekonomi lokal. Budi menyatakan, “Dengan menghadirkan kafe-kafe anyar yang inovatif, meningkatkan fasilitas-fasilitas khusus sampai menerapkan teknologi ramah lingkungan dan tak lupa memperkokoh struktur bangunan, mal SCP diharapkan menjadi pusat kegiatan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan," ujar dia dalam keterangannya, Kamis (24/7/2025).

Kisah Transformasi SCP: Menyulap Mal Lama Jadi Simbol Gaya Hidup Modern Samarinda

Penerapan elemen lanskap juga menjadi perhatian khusus. Jalan masuk menuju mal akan dipercantik dengan deretan pohon yang menghadirkan rasa teduh dan nyaman bagi pengunjung yang berjalan kaki. Ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menurunkan suhu kota yang kian panas.

Budi Pradono Architect (BPA), firma yang menangani proyek ini, memandang SCP sebagai simbol yang perlu diredefinisi ulang. Setelah beroperasi selama 25 tahun, saatnya mal ini naik kelas dengan memenuhi harapan generasi baru. “Selayaknya persepsi mal bagi publik tak hanya menyediakan hiburan, rumah makan, dan belanja. Namun benar-benar menjadi destinasi dinamis yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Samarinda,” ujar Budi.

Firma arsitek tersebut juga menyoroti pentingnya atmosfer luar ruangan. Kafe-kafe eksterior di sekeliling mal diusulkan untuk menggunakan batu bata, menciptakan kesan hangat dan domestik. Promenade terbuka akan menjadi ruang bagi komunitas, menambah semangat keterbukaan dan interaksi sosial yang intens.

Dari sisi teknologi, SCP akan dilengkapi dengan sistem pencahayaan dan pendingin yang canggih, hemat energi, dan nyaman. Desain interiornya juga akan memprioritaskan kebersihan dan sirkulasi udara yang sehat, memperkuat citra mal sebagai ruang publik yang higienis.

Inovasi visual dan suara juga menjadi bagian dari transformasi ini. Langit-langit kinetik dan musik ambience akan dipasang untuk menghadirkan pengalaman multisensori yang menyenangkan dan imersif.

Lebih dari sekadar pusat belanja, SCP akan menjadi panggung bagi interaksi kultural, sosial, dan estetika. Bangunan ini dirancang menjadi ruang yang mampu menampung berbagai ekspresi kehidupan modern masyarakat urban Samarinda, tanpa meninggalkan konteks lokal dan nilai kolektif.

Sebagaimana diungkapkan oleh Budi, pengalaman ruang yang dirancang dengan penuh empati akan memampukan pengunjung menghargai dirinya sendiri dan lingkungannya dalam setiap interaksi yang terjadi di dalam mal.

Dengan perspektif ini, transformasi SCP bukan hanya soal renovasi fisik, melainkan penciptaan kembali makna ruang publik yang inklusif dan berakar pada kebudayaan serta kebutuhan masyarakat kota sungai.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 13 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:52
Ashar
15:13
Maghrib
17:47
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)