LANGIT7.ID-Washington; Si cantik, Emma Raducanu asal Inggris benar benar luar biasa. Si cantik yang kini digosipkan ada asmara dengan petenis no 2 dunia, Carlos Alcaraz bisa bangkit dari ketertinggalan 5-2 di set kedua untuk mengalahkan Maria Sakkari dalam dua set langsung di Washington Open, sekaligus melaju ke semifinal pertamanya di tahun 2025.
Petenis berusia 22 tahun yang sebelumnya mengalahkan unggulan ketujuh Marta Kostyuk di babak pertama dan mengatasi juara Grand Slam empat kali Naomi Osaka pada Kamis lalu, menundukkan lawannya asal Yunani itu dengan skor 6-4 7-5.
Raducanu akan menghadapi Anna Kalinskaya atau unggulan keempat Clara Tauson di semifinal saat ia berusaha mencapai final WTA pertamanya sejak menjuarai AS Terbuka 2021.
"Sudah banyak kerja keras yang saya lakukan. Perlahan-lahan seiring hasil yang datang, kepercayaan diri pun terbangun," ujarnya kepada Sky Sports.
"Tapi dengan semua persiapan di belakang layar yang sudah dilakukan, saya tahu semua usaha itu tersimpan. Itu sedikit mengurangi tekanan akan hasil."
Raducanu juga masih berpeluang meraih gelar ganda putri setelah melaju ke semifinal bersama pasangannya Elena Rybanika. Mereka akan menghadapi unggulan kedua Taylor Townsend dan Zhang Shuai pada Jumat sore.
Dalam kondisi panas di Washington DC, baik Raducanu maupun Sakkari kesulitan mempertahankan servis di set pertama. Raducanu memanfaatkan tiga dari enam break point, sementara Sakkari dua dari empat kesempatan.
Pada skor 4-4, Raducanu memberikan pukulan menentukan dengan mematahkan servis Sakkari untuk ketiga kalinya sebelum mengubah set point keduanya.
Sakkari (29 tahun), runner-up turnamen ini pada 2023, sempat punya peluang membawa pertandingan ke set penentu setelah mematahkan servis di game keenam set kedua dan menyelamatkan dua break point untuk unggul 5-2.
Namun Raducanu bangkit dengan memenangkan lima game beruntun, termasuk memanfaatkan dua dari lima break point, untuk mengambil set kedua 7-5.
Dia sempat mendapat perawatan fisioterapi selama set kedua dan mengaku merasa "agak limbung" karena panas.
"Hari ini sangat berat," tambah Raducanu. "Pertandingan yang panjang, set pertama saja lebih dari satu jam. Kita harus menikmati prosesnya dan memberikan segalanya di lapangan."
"Maria tampil luar biasa dan kondisi lapangan sangat mendukung permainannya yang dinamis. Saya perlu mempersiapkan diri (untuk ganda) dan menghindari panas dulu. Saya sempat agak limbung di akhir set kedua."
Si cantik Raducanu, di tournamen Washington Open ini memang tampil beda. Ia memiliki kepercayaan diri dan mempunyai perubahan service yang sangat keras dan tajam. Ini yang membuat si cantik mengalami perkembangan yang sangat jauh berbeda (*/saf/bbc)
(lam)