LANGIT7.ID-Jakarta; Penggemar otomotif makin dihadapkan banyak pilihan merek mobil yang kini sedang berpameran di Jakarta.
Salah satunya yang ikut kontes adalah Nissan X-Trail. Nissan generasi keempat ini, sejak versi Amerika Utaranya, Nissan Rogue, diperkenalkan pada 2020. Sementara masyarakat Malaysia harus menunggu lebih lama lagi, SUV segmen-C ini akhirnya resmi diluncurkan di Indonesia pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang sedang berlangsung, menandai pertama kalinya dijual di ASEAN di luar Singapura.
Tersedia hanya dalam varian hybrid e-Power dengan penggerak all-wheel drive e-4orce, X-Trail 7-seater ini tampaknya diimpor langsung dari Jepang karena harganya tidak murah, dipatok sebesar Rp795 juta. Harga ini sedikit lebih mahal dibandingkan Honda CR-V yang dimulai dari Rp759 juta tetapi jauh lebih murah daripada versi hybrid CR-V RS e:HEV yang harganya mencapai Rp825,8 juta.
Dengan harga segitu, Anda mendapatkan dua motor listrik – motor depan menghasilkan 204 PS (150 kW) dan torsi 330 Nm, sementara motor belakang menghasilkan 136 PS (100 kW) dan torsi 195 Nm. Karena ini adalah mobil e-Power, kedua motor tersebut digerakkan oleh mesin bensin, dalam hal ini mesin 1.5L turbo 3-silinder KR15DDT dengan teknologi VC-Turbo (variable compression). Mesin ini berfungsi hanya sebagai generator untuk mengisi baterai berkapasitas 1.8 kWh, tanpa koneksi mekanis ke roda, dan Anda juga mendapatkan fitur e-Pedal (mengemudi satu pedal).
Seperti yang telah kita lihat beberapa tahun sebelumnya, X-Trail mengusung desain yang cukup modern dengan lampu depan dual-tier, grille V-motion besar, bodi depan dan belakang yang tegas, pilar D melengkung, lampu belakang berbentuk C terbalik, dan atap hitam kontras (opsional).
![Nissan X-Trail e-Power Generasi Keempat Akhirnya Meluncur di Indonesia Dibandrol 795 Juta]()
Di bagian interior, terdapat dashboard horizontal yang simpel dengan konsol tengah tinggi, tuas transmisi rendah berbentuk seperti batu, sandaran tangan yang bisa dibuka terpisah, serta dua layar 12.3 inci untuk panel instrumen dan sistem infotainment. Sebuah rotary selector di konsol tengah memungkinkan pengemudi memilih antara mode berkendara Auto, Eco, Sport, Off-road, dan Snow. Bagasi memiliki kapasitas 485 liter dengan kursi baris ketiga dilipat.
Varian tunggal ini sudah dilengkapi penuh dengan:
- Lampu full-LED
- Velg alloy 19 inci 5-spoke two-tone
- AC otomatis triple-zone
- Kursi depan elektrik 10 arah
- Jok kulit
- Sunroof panorama
- Head-up display 10.8 inci
- Wireless Apple CarPlay & Android Auto
- Wireless charger Qi 15-watt
- Kamera 360 derajat dengan Moving Object Detection (MOD)
- Sistem audio Bose 9-speaker
Fitur keselamatannya meliputi:
- Autonomous emergency braking
- Adaptive cruise control
- Lane departure warning
- Blind spot monitoring
- Rear cross traffic alert
- Driver attention monitor
- Auto high beam
Dengan X-Trail akhirnya memasuki pasar Asia Tenggara lainnya, mungkinkah kita akan melihatnya segera meluncur di Malaysia? Edaran Tan Chong Motor (ETCM) sebenarnya sudah memamerkan mobil ini di Kuala Lumpur International Mobility Show (KLIMS) pada Desember lalu, jadi mari berharap ada kabar baik dalam waktu dekat.(*/saf/paultan.org)
(lam)