LANGIT7.ID-Jakarta; Pemerintah menegaskan bahwa generasi muda, khususnya millennial dan Gen Z, memiliki peran besar dalam mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi kreatif di era transformasi digital. Dengan keterampilan digital yang tepat dan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) secara optimal, mereka diharapkan menjadi penggerak utama perubahan di tengah persaingan ekonomi global.
“Generasi muda kita, khususnya kelompok millenial dan generasi Z adalah aset terbesar bangsa yang berpola creative, confident, dan connected. Dengan pembekalan keterampilan digital dan pemanfaatan Al yang tepat, mereka dapat menjadi penggerak utama inovasi dan pertumbuhan ekonomi kreatif,” pungkas Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Pujo Setio dalam keterangannya, dikutip Selasa (12/8/2025).
Dalam mendukung hal tersebut, Pemerintah terus mengembangkan program strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor digital. Salah satunya melalui Program Pengembangan Talenta Digital Berbasis Proyek yang dirancang untuk menjembatani kesenjangan kompetensi serta meningkatkan ketersediaan tenaga terampil di bidang teknologi.
Berdasarkan proyeksi, kebutuhan talenta digital di Indonesia menunjukkan tren meningkat. Namun, kesenjangan talenta digital diperkirakan akan menurun dengan rata-rata 6,91 persen per tahun seiring peningkatan kualitas dan jumlah tenaga kerja terampil di bidang ini.
Selain pembekalan keterampilan, Pemerintah juga menguatkan kerja sama di tingkat regional melalui ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA). Perjanjian ini menjadi peta jalan strategis untuk mempercepat pengembangan ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara. Ekonomi digital ASEAN diprediksi akan tumbuh tiga kali lipat hingga melampaui USD 1 triliun pada 2030. Dengan implementasi DEFA yang efektif, nilai tersebut berpotensi mencapai sekitar USD 2 triliun.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat mempercepat adopsi teknologi strategis dan menguatkan daya saing industri nasional. Pemerintah optimis, dengan dukungan keterampilan digital generasi muda serta literasi digital yang merata di masyarakat, Indonesia dapat memanfaatkan peluang besar dalam ekonomi digital global.
(lam)