Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 15 Januari 2026
home sports detail berita

Pertarungan Sabalenka vs Iga Swiatek Berebut Posisi 1 Peringkat WTA: Mungkinkah Swiatek Kembali ke Puncak Usai Asian Swing?

sururi al faruq Ahad, 21 September 2025 - 22:38 WIB
Pertarungan Sabalenka vs Iga Swiatek Berebut Posisi 1 Peringkat WTA: Mungkinkah Swiatek Kembali ke Puncak Usai Asian Swing?
LANGIT7.ID-Korea; Mundurnya Aryna Sabalenka dari China Open telah membuka peluang bagi Iga Swiatek untuk kembali ke posisi nomor satu, namun dia menghadapi pertarungan yang sulit selama Asian Swing.

Setelah berhasil mempertahankan gelar juaranya di AS Terbuka pada awal September, Sabalenka mempertahankan keunggulan dominannya di puncak Peringkat WTA. Dia mengakhiri kampanye lapangan keras Amerika Utara dengan keunggulan 3.292 poin atas Swiatek, sementara Coco Gauff tertinggal 59 poin lagi di posisi ketiga.

Dengan hanya dua turnamen WTA 1000 yang tersisa di kalender, Sabalenka tampaknya akan mempertahankan peringkat No 1 hingga WTA Finals yang menutup musim. Namun, pemenang empat gelar Grand Slam itu kemudian mengumumkan pengunduran dirinya dari China Open, yang menambah sedikit kejutan dalam alur cerita.

Peringkat WTA Sebelum Asian Swing

1. Sabalenka – 11.225
2. Swiatek – 7.933
3. Gauff – 7.874

Dengan Swiatek beraksi di Korea Open, ada peluang baginya untuk menggantikan Sabalenka di puncak pada akhir swing saat ini. Namun, peluangnya sangat tipis karena dia membutuhkan catatan yang sempurna.

Harapan juara Wimbledon bertahan ini juga didongkrak oleh fakta bahwa dia tidak memiliki poin apa pun untuk dipertahankan hingga WTA Finals—dia melewatkan kampanye Asia tahun lalu karena suspensi. Sementara itu, Sabalenka akan kehilangan 215 poin setelah China Open menyusul pengunduran dirinya.

Petenis Belarusia itu juga adalah juara bertahan di Wuhan Open, sehingga akan kehilangan lagi 1.000 poin. Tentu saja, dia akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan poin kembali dengan setiap kemenangan di turnamen tersebut.

Pada dasarnya, Sabalenka—yang telah berada di puncak sejak Oktober tahun lalu—akan berada di 10.010 poin pada awal Wuhan Open setelah pemotongan 215 dan 1.000 poin. Itu adalah target minimum bagi Swiatek.

Bisakah Swiatek mencapainya?
Jawaban singkatnya adalah ya,secara matematis mungkin. Namun, jawaban panjangnya adalah sangat kecil kemungkinan dia akan finis di atas Sabalenka karena dia membutuhkan rekor yang hampir sempurna dalam tiga turnamen berikutnya.

Swiatek saat ini sedang beraksi di WTA 500 Korea Open dan kemudian akan bertanding di WTA 1000 China Open dan WTA 1000 Wuhan Open. Dia perlu memenangkan setidaknya tiga turnamen dan mencapai babak akhir di turnamen ketiga.

Jika Swiatek memenangkan dua turnamen WTA 1000, dia akan berada di 9.993 poin dan kemudian perlu mencapai perempat final di Korea untuk mendapatkan 108 poin agar naik ke 10.041. Jika dia memenangkan gelar di Seoul dan satu turnamen WTA 1000, dia perlu mencapai final di turnamen WTA 1000 kedua.

Untuk saat ini, Sabalenka jelas menjadi favorit untuk menuju WTA Finals sebagai No 1, di mana kedua pemain memiliki 400 poin untuk dipertahankan.

Ada juga kemungkinan bahwa aturan WTA 500 yang kontroversial dari WTA dapat berdampak, karena baik Sabalenka maupun Swiatek belum memasuki enam turnamen WTA 500 wajib tahun ini.(*/saf/tennis365)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 15 Januari 2026
Imsak
04:17
Shubuh
04:27
Dhuhur
12:05
Ashar
15:30
Maghrib
18:18
Isya
19:33
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan