LANGIT7.ID-Jakarta; Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, menepis kabar yang menyebut Bendahara Umum DPP Partai NasDem, Ahmad Sahroni, akan bergabung dengan PSI. Ia memastikan isu tersebut tidak benar dan menegaskan posisi politik Sahroni masih tetap di Partai NasDem.
“Oh tidak, saya pastikan tidak. Sahroni itu tidak bergabung di partai PSI itu saya pastikan,” ujar Ali kepada wartawan, Kamis, 16 Oktober 2025.
Ali menjelaskan, isu perpindahan tersebut mencuat setelah beredarnya foto pertemuan antara Sahroni dengan Wakil Ketua Umum PSI, Ronald Aristone Sinaga atau Bro Ron. Menurutnya, pertemuan itu bukan hal luar biasa karena keduanya sudah saling mengenal lama di luar urusan politik.
“Iya, mereka berdua itu sahabat. Sahabat lama. Sahabat yang punya hobi yang sama. Partai itu tidak membuat orang berjalan, berpisah,” kata Ali menambahkan.
Pertemuan dua sahabat itu terjadi pada Senin, 13 Oktober 2025. Dalam unggahan Bro Ron di media sosialnya, tampak keduanya sedang duduk berhadapan di sebuah tempat makan.
Dalam keterangan foto tersebut, Bro Ron menyebut bahwa Sahroni adalah sosok seniornya dalam dunia politik. “Beliau senior saya dalam politik, saya mah masih anak kacang. Tetapi kami sudah kenal lama. Bahkan dulu kami di komunitas motor yang sama, Team Birah 1 nama basecamp di Blok S. Anyway, itulah kehidupan. Penuh warna warni,” tulis Bro Ron.
Bro Ron juga mengenang masa lalu mereka ketika belum sama-sama terjun ke politik. “20 tahun lalu kami berdua tidak akan pernah pikirkan akan masuk politik, apalagi di posisi sekarang Bro Roni Bendum @official_nasdem dan saya Bro Ron Waketum @psi_id. wkwkwkwkwkwk nama panggilan selisih 1 huruf,” ujarnya.
Dalam unggahan yang sama, Bro Ron menambahkan bahwa dirinya tengah menantikan momen penting di tanggal 10 November mendatang. “Sehat-sehat bro, ingat untuk selalu melayani rakyat. Kita sama-sama banyak belajar tahun ini. Saya yakin, akan banyak yang surprise di tanggal 10 November nanti,” imbuhnya.
Dengan demikian, pertemuan yang sempat menimbulkan spekulasi publik itu ternyata murni silaturahmi dua sahabat lama yang dahulu tergabung dalam komunitas motor, bukan sinyal politik atau kepindahan partai.
(lam)