Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 25 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Tata Cara Wudhu Sesuai Sunnah Nabi, Bukan Asal Basah

ahmad zuhdi Jum'at, 08 Oktober 2021 - 10:05 WIB
Tata Cara Wudhu Sesuai Sunnah Nabi, Bukan Asal Basah
Tata cara wudhu sesuai sunnah Nabi. (Foto: iStock).
LANGIT7.ID, Jakarta - Ada tata cara wudhu sesuai sunnah Nabi yang mesti diamalkan oleh setiap Muslim. Bersuci sebelum beribadah bukan asal basah, tapi harus mengacu ajaran Rasulullah.

Wudhu adalah mencuci dan mengusap anggota badan tertentu untuk menghilangkan hadats kecil. Dalam prakteknya, wudhu terbagi menjadi dua, yaitu yang wajib dan sunnah.

Untuk wudhu yang wajib, mencuci atau mengusap anggota badan sampai batas tertentu, yaitu wajah, tangan sampai dengan sikut, kepala, kaki sampai mata kaki.

Adapun di antara dalilnya adalah firman Allah Swt dalam surat al-Maidah ayat enam yang berbunyi: "Yā ayyuhallażīna āmanū iżā qumtum ilaṣ-ṣalāti fagsilụ wujụhakum wa aidiyakum ilal-marāfiqi, wamsaḥụ biru`ụsikum wa arjulakum ilal-ka'baīn."

Artinya, hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki,

Sementara wudhu sunnah di antaranya, mengucap basmalah, mendahulukan kanan, mencuci tangan sampai pergelangan, berkumur-kumur, menghirup air ke hidung, menyela di antara jari-jari tangan dan kaki, menyela janggut, mencuci dua kali-dua kali atau tiga kalitiga kali, menggosok gigi, dan membaca doa.

Adapun praktek wudhu yang sempurna sesuai sunnah Nabi, yaitu memperhatikan dulu anggota wudhu, barangkali ada benda-benda atau zat yang menggangu tembusnya air, seperti cat, tip-ex, getah atau benda yang lainnya, kemudian mulailah berwudhu dengan rincian sebagai berikut:

1. Membaca basmalah

2. berkumur-kumur.

3. Menghirup air ke hidung kemudian mengeluarkan kembali.

4. Membasuh muka 3x.

5. Membasuh tangan kanan sampai sikut 3 x.

6. Membasuh tangan kiri sampai sikut 3 x.

7. Mengusap kepala 1x.

8. Membasuh kaki kanan sampai kedua mata kaki 3 x.

9. Membasuh kaki kiri sampai kedua mata kaki 3 x.

10. Menyela-nyela janggut, jari tangan dan jari kaki 3 x.

11. Mendahulukan bagian kanan dari anggota wudhu.

12. Berdo'a dengan doa, "Asyahdu an la ilaha illaAllah wahdahu la syarikalahu wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa Rasuluh".

Cara wudhu tersebut berdasarkan hadits berikut ini:

Dari Humran bahwa "Utsman meminta air wudhu. Ia membasuh kedua telapak tangannya tiga kali lalu berkumur dan menghisap air dengan hidung dan menghembuskannya keluar kemudian membasuh wajahnya tiga kali. Lalu membasuh tangan kanannya hingga sikut tiga kali dan tangan kirinya pun begitu pula. Kemudian mengusap kepalanya lalu membasuh kaki kanannya hingga kedua mata kaki tiga kaki dan kaki kirinya pun begitu pula. Kemudian ia berkata: Saya melihat Rasulullah SAW berwudhu seperti wudhuku ini." (HR al-Bukhari dan Muslim).

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 25 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:51
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)