LANGIT7.ID-Bandung; Wardah kembali mencatatkan inovasi besar di dunia kecantikan Indonesia. Brand kosmetik halal terdepan ini resmi meluncurkan Hijab Studio AI, Hijab Color Sync dan Hair Color Match, tiga teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) pertama di Indonesia yang dirancang untuk membantu perempuan menemukan warna serta gaya hijab paling sesuai dengan karakter dan personal colour mereka.
Peluncuran perdana inovasi ini berlangsung dalam ajang Hijab Fest 2025 di Bandung, pada Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, Wardah juga menghadirkan sesi talk show inspiratif bersama Head Digital Strategist Wardah Maria Mona Hollaw, Founder Arktiv Sportswear Anggina, dan Ketua Hijabers Community Fina Yasifa.
Sebelumnya, Wardah telah memperkenalkan Wardah Colour Intelligence™, sebuah teknologi AI yang telah membantu lebih dari satu juta perempuan Indonesia menemukan warna yang paling cocok dengan tone kulit mereka. Kini, melalui Hijab Studio AI, Wardah melangkah lebih jauh dengan menghadirkan pengalaman kecantikan personal berbasis teknologi yang lebih holistik dan interaktif.
“Kami ingin setiap perempuan Indonesia tampil autentik dan percaya diri dengan warna serta gaya yang paling merepresentasikan dirinya,” tutur Maria Mona Hollaw, Head Digital Strategist Wardah, saat ditemui Langit7 di lokasi acara.
Mona menambahkan, melalui Hijab Studio AI, Hijab Color Sync, dan Hair Color Match, Wardah menghadirkan solusi berbasis sains dan teknologi untuk membantu perempuan berhijab tampil serasi, segar, dan berkarakter. Hal ini tanpa kehilangan nilai modest dan kebaikan yang selalu dipegang teguh oleh Wardah.
![Wardah Hadirkan Inovasi Hijab Studio AI, Pertama di Indonesia]()
Menurut Mona, teknologi yang digunakan pada sistem ini adalah face recognition atau pengenalan wajah. Teknologi tersebut bekerja dengan memetakan warna kulit (skin tone) serta fitur wajah pengguna, kemudian melakukan morphing atau transformasi menjadi tampilan yang lebih realistis.
“Contohnya, jika teman-teman ingin mencoba berbagai gaya hijab, teknologi ini dapat menggabungkan wajah pengguna yang sudah dipetakan dengan model hijab yang sudah disediakan. Hasilnya, wajah pengguna akan tampak mengenakan gaya hijab pilihan secara realistis,” ucapnya.
Teknologi baru ini langsung menarik perhatian pengunjung Hijab Fest 2025. Mereka dapat melakukan analisis personal skin tone dan mencoba berbagai warna, serta gaya hijab maupun rambut secara virtual melalui fitur yang disediakan Wardah.
“Sebenarnya, Wardah meluncurkan cukup banyak inovasi baru. Namun, khusus untuk Hijab AI, kami merasa peluncurannya kali ini benar-benar tepat momentum. Kebetulan, momen ini beriringan dengan acara Hijab Fest yang menjadi ajang berkumpulnya para muslimah berhijab maupun yang sedang ingin mulai berhijab. Karena itu, Wardah memilih acara ini sebagai tempat peluncuran resmi Hijab AI, agar inovasi ini bisa langsung bertemu dengan konsumen yang paling relevan,” tutur Mona.
Mona pun berharap teknologi AI dari Wardah ini dapat menjangkau lebih banyak pengguna hijab di Indonesia.
“Ini bisa memberikan pengalaman baru dalam menemukan gaya dan warna hijab yang paling sesuai dengan kepribadian, serta karakter masing-masing,” ucapnya.
(lam)